Tempe Benguk Khas Kulon Progo, Punya Rasa Gurih dan Manis

Akurat.co, Jogja - Berburu jajanan jadul atau kuliner jadul merupakan sebuah keasyikan tersendiri, apalagi jajanan tersebut pernah kita nikmati saat masa kecil dahulu.
Jajanan jadul eksistensinya saat ini sudah mulai pudar tergerus zaman. Meskipun begitu, ada sedikit penjual yang masih tetap bertahan untuk melestarikan rasa dan otentiknya jajanan jadul.
Baca juga: Suka Baca Buku? Ini Spot Buku Legendaris di Yogyakarta
Salah satunya adalah jajanan yang khas dari Kulon Progo yaitu Tempe Benguk. Asing didengar, tempe benguk merupakan jajanan yang terbuat dari kacang koro benguk. Jenis kacang-kacangan yang lebih besar dari kedelai.
Proses pembuatannya pun sama seperti tempe pada umumnya. Dengan hasil cita rasa yang gurih dan sedikit manis.
Namun, Ada proses yang cenderung lama dari pembuatan tempe biasa, karena pembuatan tempe benguk memakan Waktu sampai 6 hari lho.
Baca juga: Balungan Dinosaurus Pak Bayu, Kuliner Favorit yang Wajib Dicoba
Tempe benguk ini masih dapat diolah dan dijadikan sebagai kuliner seperti tempe besengek yang enak.
Selain rasanya yang khas, tempe benguk juga syarat akan makna filosofis, yang mana tentang sebuah kehidupan yang punya sisi terang dan sisi gelap dan warna hitam yang punya kesan misteri dan abu-abu yang punya kesan kecerdasan.
Karena memang biji benguk memiliki warna abu-abu hingga kehitaman. Ukurannya seperti kelereng dan terdapat 3-5 biji dalam satu polong.
Baca juga: Mangut Sidat Bu Sriwanto: Kuliner Khas Menoreh Kulon Progo
Meskipun sebagai jajanan atau kuliner jadul yang tidak secara umum dikenal. Tempe benguk punya kharismanya sendiri di hati masyarakat Kulon Progo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Hyundai STARGAZER Cartenz Resmi Meluncur, Ini Fitur Unggulannya untuk Liburan di Jogja
- 2DPRD DIY Minta Menkeu Batalkan Pemangkasan Dana Transfer Daerah
- 3392 Maba UP45 dapat Pembekalan Bela Negara
- 4DPRD DIY Berharap Menteri Keuangan Baru Pertimbangkan Pemangkasan Anggaran Daerah
- 5Sempat Diperkenalkan PSS, Kenapa Hanif Sjahbandi ke Arema?
- 6Pemkot Jogja Tertibkan 4 Reklame Besar Ilegal
- 7Jelang Derby, Kelompok Suporter PSIM dan PSS Sepakat Menjaga Keamanan
- 82 Atlet Tembak Asal Gunungkidul Perkuat Kontingen Indonesia di Asian Games ke-20
- 9Sempat Diperkenalkan PSS, Kenapa Hanif Sjahbandi ke Arema?
- 105 Fakta Penting Dugaan Pungli di Alkid Jogja yang Diungkap Pemilik Bolosego, Keraton hingga Polisi Buka Suara









