Tak Boleh Sembarangan Mengamen di Malioboro, Pemkot Jogja Kumpulkan Seniman Jalanan di 5 Titik

Akurat.co,Jogja-Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja sudah melakukan moratorium atau menghentikan pengamen di kawasan Malioboro.
Saat ini tak ada lagi pengamen dengan suara pas-pasan di Malioboro.
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menegaskan, tidak ada pengamen yang bebas mengamen di Malioboro.
Para pengamen difasilitasi Pemkot Yogyakarta bersama para seniman di 5 titik di Jalan Malioboro dan 2 titik di Jalan Margo Utomo.
Baca Juga: Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo: Pengamen di Malioboro Harus Punya Standar Tinggi
Hasto menyebut total ada sekitar 116 orang pengamen dan pelaku seniman yang difasilitasi tempat untuk tampil.
“Ini (pengamen) sudah dimoratorium sudah stop. Kalau mau masuk Malioboro dikurasi dulu suaranya, bagus gak. Saya minta kurasi dulu supaya pengamen-pengamen di Malioboro bagus,” papar Hasto.
Kebijakan Pemkot Jogja tersebut untuk memberikan kenyamanan kepada wisawatan yang berkunjung ke Malioboro.
Sudah banyak keluhan disampaikan terkait pengamen jalanan di kawasan Malioboro.
Keberdaan mereka lambat laun dinilai menganggu kenyamanan wisawatan saat jalan-jalan di sana.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Hyundai STARGAZER Cartenz Resmi Meluncur, Ini Fitur Unggulannya untuk Liburan di Jogja
- 2DPRD DIY Minta Menkeu Batalkan Pemangkasan Dana Transfer Daerah
- 3392 Maba UP45 dapat Pembekalan Bela Negara
- 4DPRD DIY Berharap Menteri Keuangan Baru Pertimbangkan Pemangkasan Anggaran Daerah
- 5Sempat Diperkenalkan PSS, Kenapa Hanif Sjahbandi ke Arema?
- 6Pemkot Jogja Tertibkan 4 Reklame Besar Ilegal
- 7Jelang Derby, Kelompok Suporter PSIM dan PSS Sepakat Menjaga Keamanan
- 82 Atlet Tembak Asal Gunungkidul Perkuat Kontingen Indonesia di Asian Games ke-20
- 9Sempat Diperkenalkan PSS, Kenapa Hanif Sjahbandi ke Arema?
- 105 Fakta Penting Dugaan Pungli di Alkid Jogja yang Diungkap Pemilik Bolosego, Keraton hingga Polisi Buka Suara









