Jogja

Kelok 18 JJLS Bakal jadi Magnet Baru Wisata Alam Yogyakarta, Ini Update Pembangunannya

M. Mubin Wibawa | 28 Oktober 2025, 08:05 WIB
Kelok 18 JJLS Bakal jadi Magnet Baru Wisata Alam Yogyakarta, Ini Update Pembangunannya

Akurat.co,Jogja-Kelok 18 Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) diprediksi menjadi magnet baru wisata alam di Yogyakarta.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUPESDM) DIY, Tri Murtoposidi.

Ia mengatakan di salah satu JJLS yang dibangun terdapat jalan di perbukitan Kretek (Parangtritis)–Girijati dibuat berkelok-kelok untuk menyesuaikan kontur alam. Supaya kemiringan tidak terlalu curam dan lebih mudah serta aman untuk dilalui oleh kendaraan.

"Nah secara kebetulan jumlah kelok di ruas Parangtritis-Girijati berjumlah 18, sehingga muncul istilah Kelok 18 (luk wolulas)," terangnya saat sesi wawancara di Kantor Bidang Bina Marga DPUESDM DIY dikutip dari laman resmi Pemprov DIY, Selasa (28/10/2025).

Baca Juga: Menko AHY Soroti Infrastruktur Jalur Selatan DIY, Percepat Distribusi Nelayan dan UMKM

Bakal jadi magnet baru wisata Yogyakarta

Jalan kelok 18 dengan alur yang berkelok-kelok di daerah perbukitan, menawarkan pemandangan dan panorama laut selatan yang menakjubkan, dari ketinggian dapat terlihat pemandangan Pantai Parangtritis dan laut selatan yang luas, serta bisa melihat keindahan art lighting Jembatan Kretek dan Pandansimo.

Selain infrastruktur utama, Kelok 18 juga akan dilengkapi dengan tempat istirahat mini atau rest area mini.

"Kelok 18 juga nanti akan dilengkapi dengan tempat istirahat mini, kapasitas mobil bisa lebih dari sepuluh, bisa untuk bis juga. Itu persis tepat di tengah, di perbatasan antara Bantul dan Gunungkidul,” ungkap Tri.

Tri menyebut bahwa potensi viralnya kawasan tersebut perlu diantisipasi dengan pengaturan yang baik.

"Seperti saat ini yang kita bisa lihat bersama setelah Jembatan Pandansimo dibuka kemudian menjadi viral, dan ramai dengan kerumunan masyarakat,” tuturnya.

Baca Juga: Jembatan Pandansimo Sudah Dibuka Penuh, Masyarakat Bisa Menikmati Panorama Indahnya

Ia pun menegaskan, kini pembangunan infrastruktur di DIY tidak hanya berorientasi pada fungsi secara teknis saja, tetapi juga mengedepankan keindahan dan daya tarik wisata.

Saat ini Pemda DIY terus mendorong percepatan JJLS yang akan menghubungkan Congot di Kabupaten Kulon Progo hingga Duwet di Kabupaten Gunungkidul.

Dari total 116,07 kilometer panjang JJLS, menyisakan ruas Jalan Kretek (Parangtritis)–Girijati yang sering disebut Kelok 18 (luk wolulas) sepanjang 5,30 kilometer dan saat ini masih dalam proses konstruksi, yang direncanakan akan terselesaikan di akhir tahun 2026.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.