Anggaran Dipangkas, Program Pemberdayaan Padukuhan di Bantul Kena Imbas

Akurat.co,Jogja-Pemangkasan anggaran membuat sejumlah program di Kabupaten Bantul terkena imbas. Salah satunya adalah Program Pemberdayaan Berbasis Masyarakat Padukuhan (PPBMP).
Pemangkasan merupakan bagian dari menurunnya APBD (Anggaran Pendapatan Belanja dan Daerah) dana APBKal (Anggaran Pendapatan dan Belanja Kalurahan).
Mulanya, anggaran PPBMP Rp50 juta per tahun. Lalu pada tahun ini, anggaran tersebut dipangkas menjadi Rp40 juta per tahun.
Walau anggaran menurun, 40% anggaran PPBMP harus tetap dialokasikan pada penanganan kemiskinan.
Baca Juga: MPP Jadi Solusi Efisiensi Birokrasi sekaligus Hub Ekonomi Lokal, di Jogja Makin Diminati
“Kita hadapi sama-sama dengan optimis. Peluang lain tetap terbuka lebar.
Soliditas kita semakin diuji karena pelayanan publik tidak boleh loyo walau APBD dan APBKal turun,” ujar Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, dikutip dari laman resmi Pemkab Bantul, Rabu (7/1/2026).
Lurah-lurah di Bantul telah menyadari hal tersebut. Salah satunya Lurah Pleret, Taufiq Kamal.
Terkait anggaran yang dipangkas, Kalurahan Pleret telah melakukan ancang-ancang.
Ada beberapa strategi dilakukan agar kegiatan di kalurahan tetap berjalan sebagaimana mestinya.
Hal senada disampaikan oleh Lurah Sriharjo, Titik Istiyawatun Khasanah.
Ada banyak pintu yang siap diketuk demi pelayanan publik optimal.
Baca Juga: Dana Transfer ke DIY Berkurang Rp167 Miliar, Pemda Kembali Efisiensi, Bagaimana Sektor Pendidikan?
“Ya memang terpangkas. Tapi kami rasa, Dana Desa bukan satu-satunya. Suntikan bantuan bentuknya juga tidak hanya uang.
Kami bangun networking dari berbagai pihak. Dari kampus, dari lembaga-lembaga swasta, dan yang lain.
Kami upayakan semua yang kami bisa,” ungkap Titik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Hyundai STARGAZER Cartenz Resmi Meluncur, Ini Fitur Unggulannya untuk Liburan di Jogja
- 2DPRD DIY Minta Menkeu Batalkan Pemangkasan Dana Transfer Daerah
- 3392 Maba UP45 dapat Pembekalan Bela Negara
- 4DPRD DIY Berharap Menteri Keuangan Baru Pertimbangkan Pemangkasan Anggaran Daerah
- 5Sempat Diperkenalkan PSS, Kenapa Hanif Sjahbandi ke Arema?
- 6Pemkot Jogja Tertibkan 4 Reklame Besar Ilegal
- 7Jelang Derby, Kelompok Suporter PSIM dan PSS Sepakat Menjaga Keamanan
- 82 Atlet Tembak Asal Gunungkidul Perkuat Kontingen Indonesia di Asian Games ke-20
- 9Sempat Diperkenalkan PSS, Kenapa Hanif Sjahbandi ke Arema?
- 105 Fakta Penting Dugaan Pungli di Alkid Jogja yang Diungkap Pemilik Bolosego, Keraton hingga Polisi Buka Suara





