Jogja

Bupati Sleman Sebut Media sebagai Mitra, Sakduluran Salawase

Tegar Wahyudi | 10 Februari 2026, 10:37 WIB
Bupati Sleman Sebut Media sebagai Mitra, Sakduluran Salawase

Akurat.co,Jogja-Bupati Sleman, Harda Kiswaya menganggap media sebagai mitra strategis pemerintah kabupaten Sleman.

Bupati bahkan ingin berkolobarasi secara hangat, tanpa sekat, dan bisa menjadi saudara selamanya, atau dalam bahasa Jawanya, 'sakduluran salawase'.

Baca Juga: Hari Pers Nasional 2026 : Tiga Dekade Kematian Udin, Wartawan Muda Bisa Tiru Semangatnya

Hal tersebut disampaikan Harda saat hadir pada acara Sobat Media Sleman: Gathering HPN 2026 di Resto Sajian Kembang Turi, Sleman, Selasa (10/2/2026) pagi.

Harda ingin pers dan pemkab Sleman menjadi mitra penting dalam penyebaran informasi yang kredibel kepada masyarakat.

"Berita-berita yang ditulis memiliki manfaat untuk masyarakat. Masyarakat memahami dan mengimplementasikan untuk membangun Sleman bersama-sama," kata Harda.

Harda memberikan pesan dalam berhubungan sekiranya saling menunjukkan keihkalasan.

"Antara media dan pemkab ha harus ikhlas. Supaya bisa saling mengisi," terangnya.

Dalam kesempatan ini, Harda juga kembali menegaskan komitmennya untuk membangun media centre bagi jurnalis di wilayah Sleman.

"Ini adalah cita-cita saya sejak menjadi sekda, ingin membangun ruangan media yang representatif. Di mana teman-teman bisa bekerja, dan bahkan bisa diakses 24 jam," tuturnya.

Di kesempatan sama, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sleman, Budi Santosa mengatakan, bahwa kegiatan Gathering HPN 2026 merupakan kickoff dari rangkaian Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) di Kabupaten Sleman.

"Setelah lebaran nanti akan ada lomba foto, pemberian bantuan kepada tukang sapu jalan, jalan sehat, dan aktiviasi IKD," katanya.

Puncak HPN 2026 Kabupaten Sleman nanti akan diadakan 26 April.

Baca Juga: Digelar di Banten, HPN 2026 Berikan Efek Domino Ekonomi

Budi mengatakan, saat ini terdapat 68 media yang masuk dalam daftar resmi di Pemkab Sleman. Terdiri dari media cetak, online, televisi, dan media sosial.

Mereka tergabung di wadah Paguyuban Wartawan Pemkab Sleman (PWPS). PWPS disebut sebagai rumah besar bagi wartawan yang berada di wilayah Pemkab Sleman.

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.