Kenapa Masyarakat RI Suka Memakai Baju Baru dan Seragam saat Lebaran? Dosen UGM Ungkap Alasannya

Akurat.co,Jogja-Momen Idulfitri suka dirayakan masyarakat Indonesia dengan baju baru dan seragam.
Tak heran pusat perbelanjaan busana umumnya akan ramai menjelang hari raya. Termasuk marketplace.
Dosen Antropologi Budaya UGM, Dr. Sita Hidayah mengungkap alasan di balik fenomena tersebut.
Baca Juga: Catet, Ini 3 Pasar Tradisional di Jogja yang Paling Banyak Dikunjungi selama Libur Lebaran 2026
Sosok yang juga akrab dipanggil Mbak Sita menyampaikan, bahwa tren baju baru dan seragam keluarga pada perayaan idulfitri merupakan persepsi sosial yang wajar.
Fenomena ini juga didukung dengan peningkatan kemampuan ekonomi masyarakat.
"Masyarakat memaknainya sebagai ekspresi kegembiraan dan persatuan untuk berkumpul bersama keluarga yang dilakukan satu tahun sekali," katanya dilansir dari laman resmi UGM, Jumat (27/3/2026).
Alami pergeseran nilai
Sayangnya, Sita menyebutkan sekarang ini terdapat pergeseran nilai lebaran.
Paling tampak adalah pada sisi konsumerisme. Dahulu, penggunaan baju baru saat lebaran sudah menjadi suatu hal yang sangat istimewa.
Namun, sekarang beberapa masyarakat sering menonjolkan aspek pamer dan tren semata.
Baca Juga: Rupiah Melemah, Dosen UGM Ingatkan Harga Pangan Bisa Naik
Padahal, kata dia, momen idulfitri seharusnya menjadi momen yang bagus dan bermakna untuk kembali mengingatkan, tidak hanya memperbaiki hubungan baik dengan Allah tetapi juga dengan orang-orang terdekat.
"Harusnya bisa dijadikan momen membangun kebersamaan dan solidaritas sosial yang lebih tinggi,” tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Hyundai STARGAZER Cartenz Resmi Meluncur, Ini Fitur Unggulannya untuk Liburan di Jogja
- 2DPRD DIY Minta Menkeu Batalkan Pemangkasan Dana Transfer Daerah
- 3392 Maba UP45 dapat Pembekalan Bela Negara
- 4DPRD DIY Berharap Menteri Keuangan Baru Pertimbangkan Pemangkasan Anggaran Daerah
- 5Sempat Diperkenalkan PSS, Kenapa Hanif Sjahbandi ke Arema?
- 6Pemkot Jogja Tertibkan 4 Reklame Besar Ilegal
- 7Jelang Derby, Kelompok Suporter PSIM dan PSS Sepakat Menjaga Keamanan
- 82 Atlet Tembak Asal Gunungkidul Perkuat Kontingen Indonesia di Asian Games ke-20
- 9Sempat Diperkenalkan PSS, Kenapa Hanif Sjahbandi ke Arema?
- 105 Fakta Penting Dugaan Pungli di Alkid Jogja yang Diungkap Pemilik Bolosego, Keraton hingga Polisi Buka Suara






