Jogja

Konflik Thailand-Kamboja, Berikut Pernyataan Presiden Timor Leste Terkait Peran ASEAN

Yudi Permana | 31 Juli 2025, 15:48 WIB
Konflik Thailand-Kamboja, Berikut Pernyataan Presiden Timor Leste Terkait Peran ASEAN

Akurat.co, Jogja - Konflik antara Kamboja dengan Thailand membuat Presiden Timor Leste, Jose Ramos Horta angkat bicara.

Ditemui usai memberikan kuliah umum di UGM, Kamis (31/07/2025) Presiden Timor Jose Ramos Horta angkat bicara terkait konflik antara Thailand dengan Kamboja.

Dimana kedua negara tersebut resmi memberlakukan gencatan senjata yang efektif berlaku terhitung mulai Senin (28/07/2025) tengah malam waktu setempat.

Menurutnya, sebagai perkumpulan negara se Asia Tenggara ASEAN berperan penting dalam hal ini. Untuk menghentikan kekerasan dan menjaga stabilitas kawasan.

"Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terima kasih dan selamat kepada Perdana Menteri Anwar, Ketua ASEAN kita, atas inisiatif cepatnya dalam mempertemukan kedua pihak untuk berdialog. Dan dengan cepat menyepakati penghentian permusuhan serta melibatkan dialog untuk mengatasi akar permasalahan situasi ini," kata Ramos.

Baca Juga: Maria Elisabeth Ponda, Mahasiswa Asal Merauke Diterima Kuliah Gratis di Kedokteran UGM

Menurutnya, ASEAN harus jadi poros utama dalam menyelesaikan konflik antar negara dengan tujuan untuk menjaga perdamaian regional.

Bahkan, ia juga menyerukan kepada seluruh negara anggota untuk menjaga kesatuan demi kepentingan bersama di kawasan.

"Bahwa ASEAN tetap sangat sentral, bahwa kita semua bekerja keras menjaga persatuan ASEAN demi kawasan ini. Demi kepentingan seluruh ASEAN," ungkapnya.

Asia Tenggara itu dari segi letak kawasannya sangat strategis. Baik secara maritim maupun udara.

Apalagi di Asia Tenggara itu terdapat lebih dari 700 juta jiwa. Sumber daya alam yang melimpah. Untuk stabilitas kawasan tidak boleh diganggu dengan konflik antar negara.

Baca Juga: Kisah Anyndha, Anak Penjual Soto Diterima Kuliah Gratis di UGM

"Untuk itu kita semua harus bekerja keras dalam menjaga persatuan ASEAN demi kawasan. Demi kepentingan seluruh ASEAN," tegasnya.

Jika ASEAN ingin berperan di tingkat global, maka tetap harus solid. Untuk itu peraih Nobel Perdamaian tersebut mendorong semua pihak untuk mengingat pentingnya kebersamaan dalam menghadapi dinamika geopolitik.

Karena menurutnya ASEAN adalah mitra internasional yang sangat penting. "Kita hanya bisa kuat jika kita bersatu. Jadi itu sangat penting, semua orang harus mengingat hal itu," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.