Jogja

Kisah Rohmat Wibowo, Anak Petani dari Purworejo Raih IPK 4,00 di UNY

Yudi Permana | 12 Januari 2026, 10:05 WIB
Kisah Rohmat Wibowo, Anak Petani dari Purworejo Raih IPK 4,00 di UNY

Akurat.co,Jogja-Kisah Rohmat Wibowo menjadi inspirasi siapa saja yang memiliki cita-cita tinggi di dunia pendidikan.

Lahir dari keluarga petani di Purworejo, Rohmat nyatanya bisa mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih IPK sempurna, 4.0.

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Bahasa, Seni dan Budaya Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) angkatan 2023 ini meyakini kerja keras dan kemauan menjadi kunci suksesnya.

Baca Juga: Nilai Matematika Siswa di DIY Tertinggi di Indonesia

Meneruskan kuliah awalnya hanya sebagai angan saja bagi mahasiswa asal Singkil Wetan, Ngombol, Purworejo ini.

Penghasilan orangtua yang tidak menentu membuatnya ragu apakah keinginan kuliah hanya akan menjadi angan.

Tapi kedua orangtuanya, Rajiya, yang petani, dan ibunya, Sugiatmi, seorang ibu rumah tangga menjadi sumber motivasinya.

Dengan keyakinan sederhana: rezeki selalu punya jalan bagi mereka yang mau berusaha, dorongan orangtua ini yang membuat Rohmat memantapkan hati meneruskan kuliah.

“Pesan orang tua saya sederhana, jangan takut miskin asal mau sekolah dan berusaha,” kenang Rohmat dikutip dari laman resmi UNY, Senin (12/1/2026).

Perjalanan menuju bangku kuliah pun penuh perjuangan. Dukungan kakaknya, Alfi Nugroho menjadi penopang penting, termasuk saat membantu biaya akomodasi agar Rohmat dapat mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi di Yogyakarta.

Harapan itu menemukan jalannya ketika Rohmat memperoleh informasi mengenai Beasiswa KIP Kuliah dari guru BK di sekolahnya.

Program tersebut menjadi titik balik yang menentukan. KIP Kuliah tidak hanya membebaskannya dari biaya UKT, tetapi juga memberikan bantuan biaya hidup yang membuatnya bisa menjalani perkuliahan dengan rasa aman.

Baca Juga: 5 Fakta Menarik Betran Yunior, Anak Penjual Es Teh yang Raih IPK Tertinggi UNY 2025

“Tanpa KIP Kuliah, mungkin saya harus berpikir ulang untuk studi lanjut. Beasiswa ini bukan sekadar bantuan dana, tapi penyelamat mimpi,” ujarnya.

Alumni SMA Negeri 3 Purworejo itu memilih UNY karena reputasinya sebagai kampus pendidikan unggulan.

Ketertarikannya pada Bahasa Inggris telah tumbuh sejak kecil, bahkan sebelum ia duduk di bangku sekolah dasar. Di UNY, ia menemukan ruang untuk mengembangkan potensi tersebut secara maksimal.

“Keinginan untuk mendalami Bahasa Inggris secara formal serta berbagi pengetahuan mengenai Bahasa Inggris menjadi alasan utama saya memilih program studi ini,” kata Rohmat.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.