Jogja

Peneliti UGM Ungkap Pegagan dan Kencur Bisa jadi Obat Radang Saraf Mata

Haris Ma'ani | 31 Juli 2026, 10:06 WIB
Peneliti UGM Ungkap Pegagan dan Kencur Bisa jadi Obat Radang Saraf Mata
Foto daun pegagan. (foto: magnific/wirestock)

Akurat.co,Jogja-Tim peneliti dari Departemen Ilmu Kesehatan Mata FK-KMK UGM mengungkap kandungan daun pegagan dan kencur bisa dijadikan obat radang saraf mata.

Dr. Indra Tri Mahayana mengatakan, ia bersama anggota tim peneliti tengah melakukan penelitian terkait khasiat dari kandungan senyawa dari kedua tanaman tersebut.

Baca Juga: Kisah Walmer Siburian, Anak Penjual Gas Melon dan Galon asal Cileungsi Bisa Kuliah Gratis di UGM

Penelitian ini berangkat dari potensi besar tanaman herbal lokal yang dipadukan dengan pembuktian ilmiah.

Daun pegagan (Centella asiatica) merupakan tanaman liar yang sering digunakan sebagai obat herbal.

Sementara kencur (Kaempferia galanga) merupakan tanaman rempah yang sering digunakan untuk bahan minuman jamu.

Kombinasi dari dua tanaman ini ternyata berkhasiat untuk mengobati gangguan penglihatan akibat radang pada saraf mata.

Menurutnya, kombinasi kencur hitam dan daun pegagan memiliki potensi sebagai terapi pendamping bagi penderita neuritis optik berdasarkan hasil penelitian sebelumnya.

"Kencur hitam merupakan salah satu tanaman herbal khas Yogyakarta yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi produk unggulan yang dapat menambah nilai ekonomi,” jelasnya dikutip dari laman resmi UGM, Jumat (31/7).

Selanjutnya, dr. Muhammad Taufiq Hidayat dari Departemen Ilmu Kesehatan Mata FK-KMK UGM memaparkan bahwa terapi utama neuritis optik akut selama ini masih berupa pemberian kortikosteroid dosis tinggi.

Namun demikian, penelitian ini terus dikembangkan untuk menemukan terapi pendamping yang mampu memberikan efek neuroprotektif.

Baca Juga: Gelar Tikar dan Kain, Anak-anak Muda Jogja Baca Buku Bareng GIK UGM

"Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi kencur hitam dan daun pegagan berpotensi memberikan manfaat yang sebanding dengan vitamin B12 dalam membantu mempertahankan fungsi penglihatan pada pasien neuritis optik akut,” katanya.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.