Jogja

Alasan Di Balik Pemanggilan Dua Bintang Muda PSIM Jogja ke Skuad Timnas U-23

Yudi Permana | 1 Oktober 2025, 08:05 WIB
Alasan Di Balik Pemanggilan Dua Bintang Muda PSIM Jogja ke Skuad Timnas U-23

Akurat.co,Jogja-Dua bintang muda PSIM Jogja, Cahya Supriadi dan Raka Cahyana dipanggil mengikuti pemusatan latihan (TC) persiapan SEA Games 2025 di Thailand.

Informasi resmi pemanggilan dua pemain muda ini diunggah di akun Instagram resmi PSIM.

"Dua penggawa Laskar Mataram, Raka Cahyana dan Cahya Supriadi, resmi mendapat panggilan untuk mengikuti pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia U-23 yang berlangsung pada tanggal 2-14 Oktober 2025 dalam rangka persiapan SEA Games mendatang," demikian penjelasan resmi PSIM.

Baca Juga: Raih Hasil Imbang, Pelatih PSIM Jogja Jean-Paul van Gastel Sebut Perjalanan Jauh dari Jogja ke Pare-Pare

Dipanggilnya Cahya dan Raka ke dalam tim yang akan ditangani Indra Sjafrie bukan tanpa alasan.

Keduanya bisa disebut sebagai bagian dari aktor performa apik Laskar Mataram di kompetisi Siper League 2025/2026.

Hingga pekan ketujuh, PSIM menempati peringkat kedua klasemen dengan koleksi 12 poin dari tujuh pertandingan.

PSIM setelah memenangkan tiga pertandingan, tiga seri, dan satu kekalahan.

Tim asuhan Jean-Paul Van Gastel ini unggul satu poin dari Malut United di posisi ketiga dan terpaut enam poin dari pemuncak klasemen Borneo FC.

Baca Juga: Cahya Supriadi Dipanggil Timnas U-23, Manajemen PSIM Senang dan Bangga

Dalam meraih hasil-hasil bagus, dua pemain muda ini menjadi pilihan utama Van Gastel.

Raka selalu tampil menjadi starter dalam tujuh pertandingan, dengan kontribusi satu gol.

Sementara untuk Cahya hanya melewatkan satu pertandingan musim ini.

Kiper 22 tahun ini juga memiliki dua catatan clean sheet. Terbaru, Cahya juga dipilih sebagai Young Player of The Week di pekan ketujuh liga.

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.