Jogja

Ini Kunci Kemenangan PSIM Jogja atas Persebaya di Laga Pembuka Super League 2025/2026

Yudi Permana | 9 Agustus 2025, 06:28 WIB
Ini Kunci Kemenangan PSIM Jogja atas Persebaya di Laga Pembuka Super League 2025/2026

Akurat.co,Jogja-Apa yang menjadi kunci sukses PSIM Jogja menaklukkan Persebaya pada laga di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (8/8/2025) malam wib?

Laga yang sekaligus menandai dibukanya kompetisi Super League 2025/2026 ini seakan bakal mudah bagi tuan rumah.

Persebaya bermain di hadapan publik, melakukan persiapan matang, hingga tampil solid musim lalu.

Baca Juga: Hasil Super League 2025: Kata-kata Pelatih PSIM Jean-Paul Van Gastel usai Tundukkan Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo

PSIM datang sebagai underdog. Hal tersebut sempat dikatakan Pelatih PSIM Jean-Paul van Gastel.

Van Gastel mengaku timnya tak diunggulkan. Walau, sebagai tim, juga berharap menang.

Statistik dikuasai Persebaya

Dalam permainan, Persebaya juga menguasainya. Penguasaan bola Bajul Ijo mencapai 58 persen berbanding 48 persen PSIM.

Persebaya juga sukses mengirimkan umpan sebanyak 317 kali, berbanding PSIM yang hanya 283 kali.

Tapi, ada yang menarik dari statistik tersebut. Soal efektivitas.

Walau kalah dalam penguasan bola, PSIM ternyata mampu melakukan tendangan ke gawang sebanyak 5 kali, lebih banyak dari Persebaya (2).

PSIM juga lebih banyak memproduksi tendangan (10), berbanding Persebaya (5).

Akurasi tendangan PSIM juga lebih baik (71.43 persen), berbanding 33,33 persen milik Persebaya.

Baca Juga: Jamu Arema di Sultan Agung 16 Agustus, PSIM Hanya Bisa Jual 10 Ribu Tiket dan Tak Ada Suporter Tamu

Pertahanan menjadi kunci

Pertahanan rupanya yang menjadi kunci PSIM dalam pertandingan melawan Persbaya.

Van Gastel pun mengakui dan memuji performa lini bertahan PSIM.

"Pertahanan kami cukup solid meski ada pergantian pemain di babak kedua. Kami melewatkan beberapa peluang, tapi akhirnya Vidal bisa mencetak gol kemenangan,” katanya seusai laga dikutip dari laman resmi PSIM.

Yusaku Yamadera benteng kokoh

Peran Yusaku Yamadera cukup vital pada laga ini. Tak salah kemudian, ia dinobatkan sebagai man of the match pertandingan.

Ia benar-benar benteng kokoh mengawal gawang Cahya Supriadi.

Baca Juga: Prediksi Duel Klasik Persebaya vs PSIM Jogja, Tim Tamu Sadar Tak Diunggulkan

Pemain asal Jepang ini menyampaikan bahwa pertandingan terasa sangat menantang bagi dirinya dan tim.

“Pertandingan ini sulit, terutama karena ini laga perdana musim ini dan persiapan pra musim kami terbatas. Namun, kerja keras dan kerjasama tim menjadi kunci utama kemenangan kami hari ini,” tuturnya dalam sesi konferensi pers.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.