Cerita Sukses Widarti Pelaku UMKM asal Sleman Tembus Pasar Modern, Pamer Pemanfaatan Medsos dan E-commerce di Hadapan Wapres

Akurat.co, Jogja-Widarti adalah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) rempeyek asal Sleman, Yogyakarta.
Ia menceritakan kisah suksesnya berjualan rempeyek dengan memanfaatkan media sosial dan e-commerce di hadapan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat acara dialog dengan para nasabah dan pendamping Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar di Lapangan Pemda Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa (08/07/2025).
“Lebih laris, karena saya cantumkan link Instagram bisnis,” ujar Widarti.
“Apa lagi selain instagram?” tanya wapres.
“Facebook, Tiktok,” jawabnya.
“Kalau e-commerce, Bu?” tanya wapres.
“Shopee, Tokopedia,” sebut Widarti.
Baca Juga: KAI Daops 6 Yogyakarta, Beri Penghargaan Petugas yang Kembalikan HP Penumpang yang Tertinggal
“Itu, ya, ibu-ibu, pentingnya social media,” ujar wapres.
Wapres pun mengapresiasi pemanfaatan media digital oleh para nasabah PNM Mekaar, serta mendorong penggunaan media sosial sebagai sarana promosi yang lebih efektif dan terjangkau.
Ia berpesan agar media sosial digunakan secara positif dan produktif demi mendukung pengembangan usaha.
“Sekali lagi, ibu-ibu ini, (saya) titip gunakan media sosial sebaik-baiknya, sebagai marketing untuk memasarkan produk-produknya, ya. Biar bisa ekspor, biar bisa mendunia,” imbaunya.
Widarti yang sudah menjadi nasabah PNM Mekaar sejak 2015 juga mengaku sangat terbantu sekali.
Ia menuturkan bahwa berkat dukungan permodalan dari PNM Mekaar, kemasan produknya kini tampil lebih menarik dan berhasil menembus pasar modern.
Widarti adalah satu dari jutaan nasabah PNM Mekaar yang usahanya bisa berkembang berkat bantuan permodalan.
Dalam kesempatan ini, wapres menyampaikan bahwa keberhasilan PNM Mekaar dalam menjangkau 16 juta nasabah dengan tingkat kredit bermasalah yang sangat rendah, menjadi cerminan nyata kekuatan ekonomi berbasis perempuan di tanah air.
Baca Juga: 3 Nama Ini Jadi Calon Sekda DIY, Siapa Saja?
“(Sebanyak) 16 juta nasabah membuka lapangan kerja. Kredit macetnya hampir tidak ada, rendah sekali.
Jadi, ini ibu-ibu luar biasa sekali, apresiasi sebesar-besarnya untuk PNM Mekaar,” ungkapnya.
Wapres menekankan peran strategis nasabah PNM Mekaar yang mayoritas adalah kaum perempuan dalam menciptakan peluang kerja mandiri.
Menurutnya, kontribusi besar mereka tidak hanya memperkokoh ketahanan ekonomi keluarga, tetapi juga komunitas di sekitarnya.
“Saya lihat nasabah-nasabah yang ada di sini itu memperkerjakan tetangga-tetangganya. Saya kira itu luar biasa sekali,” pujinya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Hyundai STARGAZER Cartenz Resmi Meluncur, Ini Fitur Unggulannya untuk Liburan di Jogja
- 2DPRD DIY Minta Menkeu Batalkan Pemangkasan Dana Transfer Daerah
- 3392 Maba UP45 dapat Pembekalan Bela Negara
- 4DPRD DIY Berharap Menteri Keuangan Baru Pertimbangkan Pemangkasan Anggaran Daerah
- 5Sempat Diperkenalkan PSS, Kenapa Hanif Sjahbandi ke Arema?
- 6Pemkot Jogja Tertibkan 4 Reklame Besar Ilegal
- 7Jelang Derby, Kelompok Suporter PSIM dan PSS Sepakat Menjaga Keamanan
- 82 Atlet Tembak Asal Gunungkidul Perkuat Kontingen Indonesia di Asian Games ke-20
- 9Sempat Diperkenalkan PSS, Kenapa Hanif Sjahbandi ke Arema?
- 105 Fakta Penting Dugaan Pungli di Alkid Jogja yang Diungkap Pemilik Bolosego, Keraton hingga Polisi Buka Suara









