Jogja

Komunitas Tosan Aji Lar Gangsir Yogyakarta, Berusaha Bisa Melahirkan Mpu Keris

Yudi Permana | 14 Desember 2025, 10:27 WIB
Komunitas Tosan Aji Lar Gangsir Yogyakarta, Berusaha Bisa Melahirkan Mpu Keris

Akurat.co, Jogja - Komunitas Lar Gangsir Yogyakarta merupakan salah satu komunitas dari berbagai profesi yang berusaha keris, salah satu warisan budaya Indonesia.

Apalagi keris juga telah diakui oleh Unesco sebagai warisan budaya tak benda.

Berdiri sejak 2019, saat ini Perkumpulan Tosan Aji Lar Gangsir telah masuk tahun keenam.

Pengurus Perkumpulan Tosan Aji Lar Gangsir Masa Bakti 2025-2030 dilantik oleh Bupati Sleman Harda Kiswaya di Pendopo Parasamya, Sabtu (13/12/2025).

Baca Juga: Mengenal Kalurahan Gilangharjo, Bantul, Sentra Perajin Keris Yogyakarta yang Sudah Tembus Pasar NasionalMengenal Kalurahan Gilangharjo, Bantul, Sentra

Dalam kesempatan tersebut juga digelar pameran tosan aji yang digelar Perkumpulan Tosan Aji Lar Gangsir dan beberapa paguyuban Tosan Aji baik di DIY maupun Jawa Tengah.

Ketua Perkumpulan Tosan Aji Lar Gangsir mengatakan, Lar Gangsir telah menginisiasi banyak program dan juga bekerjasama dengan berbagai pihak.

“Kami mengupayakan berbagai program untuk pelestarian, pengembangan dan pemajuan budaya tosan aji. Banyak program kami yang berfokus pada keberlangsungan produksi tosan aji,” ujarnya.

Lebih lanjut, dengan berkembangannya budaya tosan aji seiring berjalannya waktu diharapkan dapat melahirkan empu empu keris baru.

Baca Juga: Peringatan Hari Kebaya Nasional 2025 Dipusatkan Di Candi Prambanan, Ada Kegiatan Apa Saja?

“Kami terus mengupayakan karya tosan aji baru dengan kreasi dan kreatifitas masing masing empu. Semoga program kami terus bergulir dan berkelanjutan demi lestarinya budaya tosan aji,” jelasnya.

Bupati Sleman Harda Kiswaya berpesan kepada pengurus baru untuk terus berupaya melestarikan warisan budaya tosan aji melalui berbagai program dan kegiatan.

“Saya harap kedepan Lar Gangsir menjadi perkumpulan tosan aji yang memiliki kontribusi besar dalam upaya melestarikan tosan aji khususnya di Sleman dan DIY,” ujar Harda.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.