7 Kampung Wisata di Jogja Mendapat Penghargaan dari Pemkot

Akurat.co,Jogja-Tujuh kampung wisata di Kota Jogja mendapatkan penghargaan dari pemerintah kota (pemkot) Jogjakarta.
Ketujuh kampung tersebut menjadi pemenang dalam ajang Anugerah Kampung Wisata Yogyakarta 2025.
Proses seleksi dilakukan dengan ketat. Awalnya terdapat 21 kampung, kemudian diseleksi menjadi 14 besar sebagai finalis.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Yogyakarta, Kadri Renggono menyampaikan, penyelenggaraan Anugerah Kampung Wisata Yogyakarta 2025 merupakan wujud apresiasi pemerintah kepada kampung wisata yang telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam pengembangan pariwisata berbasis masyarakat.
Baca Juga: 27 Kampung Wisata di Kota Jogja Hanya Separuh yang Aktif, Lainnya Hanya Sebatas Papan Nama
"Melalui proses penilaian dan seleksi hingga terpilihnya 14 kampung wisata finalis, kita dapat melihat semangat bersama untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan pariwisata,” ujarnya dikutip dari laman resmi pemkot Jogja, Jumat (19/12/2025).
Daftar 7 kampung wisata terbaik
Adapun 7 kampung wisata yang mendapatkan pengargaan adalah:
1. Kampung Cokrodiningratan untuk Kategori Kelembagaan
2. Kampung Prenggan, Kategori Fasilitas Wisata
3. Kampung Purbayan, Kategori Digital
4. Kampung Rejowinangun, Kategori Manajemen Kunjungan
5. Kampung Suryatmajan, Kategori Lingkungan
6. Kampung Suryodiningratan, Kategori Sosial Budaya
7. Kategori Produk Wisata oleh Kampung Taman Sari Patehan
Ketua Kampung Wisata Purbayan, Nur Cahyo Nugroho yang meraih penghargaan Kategori Digital menyampaikan, digitalisasi menjadi strategi penting dalam pemasaran kampung wisata.
Melalui pengelolaan media sosial, khususnya Instagram @kamwispurbayan, kampung wisata Purbayan kini semakin dikenal luas dan mampu menjangkau wisatawan secara lebih efektif.
Selaras dengan hal tersebut, perwakilan dari Pokdarwis Rejowinangun, Dadik Rahmanto, yang meraih penghargaan Kategori Manajemen Kunjungan menuturkan, kunci keberhasilan kampung wisatanya adalah konsistensi dalam melayani wisatawan sesuai standar operasional prosedur (SOP).
"Yang kami lakukan hanya bekerja sebaik mungkin, melayani tamu sesuai SOP, tanpa ekspektasi berlebihan. Alhamdulillah hasilnya berhasil,” ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pemda DIY Gelar Lomba Desa/Kampung Wisata 2026, Berikut Daftar Pemenangnya
- 2PB Djarum Juara Umum Piala Raja Hamengku Buwono X 2026, Borong 21 Medali
- 3PLN Yogya Edukasi 175 Siswa SDN di Bantul tentang Hemat Listrik
- 4Jadi Anggota DPRD DIY Termuda, Cintya Amanda Resmi Dilantik Lewat Mekanisme PAW
- 5Kontingen Bantul Raih Juara Umum PORPRISA DIY 2026
- 6Anggaran Rp4 M Lebih, Pemkab Bantul Gratiskan Seragam Sekolah SD hingga SMP
- 7Fakta Terbaru Dugaan Pungli Bolosego di Alkid Jogja, Anggota Polisi Kena Sanksi
- 8Meninggal di Usia 67 Tahun, Ini Kisah Hidup Den Baguse Ngarso
- 9Anggaran Rp4 M Lebih, Pemkab Bantul Gratiskan Seragam Sekolah SD hingga SMP
- 10Panpel PSIM Perbaiki Saluran Air Kamar Mandi Stadion Sultan Agung








