Jogja

Museum Gunungapi Merapi, Simpan Koleksi Batu hingga Foto yang Diambil Dari Tahun 1900

Yudi Permana | 31 Juli 2025, 11:05 WIB
Museum Gunungapi Merapi, Simpan Koleksi Batu hingga Foto yang Diambil Dari Tahun 1900

Akurat.co, Jogja - Di Kabupaten Sleman banyak terdapat sejumlah objek wisata berbasis edukasi.

Museum salah satunya. Museum ada yang dikelola pemerintah, swasta atau perorangan hingga lembaga pendidikan.

Salah satu museum yang pengelolaanya dilakukan pemerintah adalah Museum Gunungapi Merapi atau yang lebih dikenal dengan MGM.

Berada di Obyek Wisata Kaliurang tepatnya di Desa Harjobinangun, Pakem, Kabupaten Sleman, MGM menyimpan banyak koleksi tentang gunungapi.

Baca Juga: Museum Sonobudoyo: Museum yang Punya Koleksi Terlengkap di Jogja

Di MGM pengunjung akan mendapatkan fakta tentang Gunung Merapi yang konon telah diamati sejak zaman Hindia Belanda.

Begitu masuk, pengunjung akan langsung disuguhi miniatur Gunung Merapi lengkap awann panasnya.

Tak ketinggalan informasi terkait erupsi dari tiga tahun yang berbeda. Tahun 1969, 1994 dan 2006.

Ketika salah satu tombolnya ditekan, akan terdengar suara gemuruh dan masih jadi salah satu daya tarik di MGM.

MGM jadi salah satu destinasi wisata berbasis edukasi. Didalamnya menyimpan banyak koleksi berkaitan dengan Gunung Merapi.

Disana juga terdapat sejumlah informasi tentang Gunung Api yang ada di Indonesia, bahkan dunia.

Baca Juga: Usung Tema Motif:Amalan, ARTJOG 2025 Kembali Hadir di Jogja Nasional Museum

Ada sekitar 100 koleksi yang berkaitan dengan Gunung Api. Salah satunya batu yang memang berasal dari dalam gunung.

Selain batu, juga terdapat koleksi berupa poster, foto dan lainnya. Untuk koleksi foto yang diambil mulai dari tahun 1900 sampai 2010.

Di sini juga terdapat spot untuk simulasi gempa yang bisa dirasakan langsung pengunjung.

Tiket masuk ke MGM juga sangat terjangkau, yakni Rp 5.000. Pengunjung yang ingin masuk ke ruang Audio Visual akan dikenakan tiket tambahan sebesar Rp 10.000.

Di sini pengunjung akan disuguhi bioskop mini berupa video tentang Gunung Merapi.

 

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.