Warga Kepuharjo Cangkringan Sleman Gelar Upacara Adat Becekan Kali

Akurat.co, Jogja - Ratusan warga Kalurahan Kepuharjo Cangkringan Sleman turun ke bantaran Kali Gendol yang berhulu langsung dengan Gunung Merapi.
Bukan untuk menggali pasir dan batu. Melainkan untuk ikut upacara adat Dandan Kali atau Becekan.
Upacara Becekan ini diawali dengan pawai bregada yang membawa sesaji nasi becek. Lalu ditampilkan kesenian teatrikal berjudul “Amurwa Kali Redi Merapi”, yang menceritakan asal usul diadakannya upacara Dandan Kali atau Becekan di Kalurahan Kepuharjo tersebut.
Upacara adat ini rutin digelar warga sekali dalam setahun. Tepatnya di hari Jumat Kliwon pada musim keempat dalam hitungan penanggalan Jawa.
Baca Juga: Resmi Dibuka, Festival Kebudayaan Yogyakarta 2025 Angkat Potensi Terpendam Gunungkidul
"Upacara ini untuk berdoa kepada Tuhan YME. Kami warga meminta keselamatan dan juga agar segera diturunkan hujan," kata Lurah Kepuharjo Heru Suprapto.
Upacara Becekan kali ini juga diadakan kegiatan tanam pohon di Kali Gendol, diantaranya pohon beringin, gayam dan aren.
“Maksud kami menanam jenis pohon ini, dengan harapan saat kemarau tidak kering. Dan ketika musim hujan tidak banjir,” jelasnya.
Upacara Dandan Kali atau Becekan ini didasari oleh sejarah yang dulu pernah dialami masyarakat Kepuharjo.
Dimana konon di daerah tersebut pernah mengalami kemarau panjang yang menyebabkan kekeringan.
Baca Juga: Penunjukan Ribka Haluk jadi Anggota Komite Eksekutif Otsus Dinilai Tepat
Kemudian masyarakat meminta hujan dengan membawa sesaji serta menyembelih kambing di Sungai Gendol, lalu tak lama setelah itu turun hujan lebat.
“Untuk itu kita melakukan upacara dandan kali setiap tahun dengan menyajikan sesaji berupa nasi becek (olahan kambing dengan bumbu gulai) sebagai wujud rasa syukur serta memohon agar selalu diberi keselamatan oleh Tuhan YME,” ucapnya.
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa berkesempatan hadir dalam kegiatan tersebut. Wabup juga menanam pohon beringin.
Upacara adat ini menurut Danang, merupakan bentuk komitmen masyarakat Kepuharjo dalam melestarikan adat kebudayaan yang ada di daerah tersebut.
Baca Juga: Kulineran Menu Khas Desa di Kedai Den Wir, Suasananya Jadul Bikin Nostalgia
“Semoga masyarakat Kepuharjo selalu diberikan keselamatan, kesehatan dan semoga bisa semakin meningkatkan kekompakan serta kerukunan warga masyarakat yang ada di sini,” ucapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Sarkem Fest 2026: Upaya Pemkot Jogja dan KAI Ubah Stigma Kawasan Pasar Kembang
- 2DIY Belum Masuk Musim Hujan, Ini Penyebab Hujan dan Angin Kencang Belakangan Ini Menurut BMKG
- 3Hujan Guyur Jogja, GP Ansor Bantul Tetap Salurkan Bantuan Air Bersih
- 4Ridho Kresna Wattimena Resmi Dilantik Jadi Rektor UPN Yogyakarta
- 570 Ribu Warga DIY Mengangur, DPRD Dorong Anggaran Pro-Rakyat
- 6Daftar Klasemen Terbaru Moto3 2026, Setelah Pole Position di Australia Posisi Veda Naik?
- 75 Fakta Terbaru Veda Ega Pratama di Moto3, Pole Position di Australia, Next Sepang?
- 8Ta'aruf Korpri Golek Garwo 2026, Ajang Ketemu Jodoh Para ASN
- 9Kenapa Ze Valente Dihukum 3 Laga? Ini Penjelasannya
- 105 Fakta Menarik Kekalahan PSS dari Borneo, Total 5 Kali Kalah, Masuk Zona Degradasi









