5 Fakta Menarik Kekalahan PSS dari Borneo, Total 5 Kali Kalah, Masuk Zona Degradasi

Akurat.co,Jogja-PSS kalah 1-2 pada pertandingan melawan Borneo FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (27/10) sore wib.
Kekalahan ini tentu mengecewakan karena bermain di hadapan publik sendiri.
Baca Juga: Seberapa Penting Kehadiran Slemania di Laga PSS? Ini Kata Pieter Huistra
Sejumlah fakta menarik mengiringi kekalahan PSS. Apa saja?
1. Dua kali kalah di kandang
Tiga kali PSS bermain di kandang, dua kali kalah. Kekalahan pertama dari Madura United 1-3 pada 12 September.
Dan melawan Borneo menjadi hasil negatif kedua.
Satu-satunya kemenangan didapat saat menjamu PSM Makassar dengan skor 3-0 pada 11 Oktober.
2. Total sudah kantongi 5 kekalahan
Kekalahan dari Borneo, membuat performa PSS mendapat sorotan. Total sudah lima kali klub berjuluk Super Elang Jawa ini menderita kekalahan.
Bersama dengan PSIM, PSS menjadi tim kedua paling banyak mengalami kekalahan di Super League sejauh ini.
Tim dengan kekalahan terbanyak sejauh ini adalah Persijap. Sebanyak 6 kekalahan.
3. Masuk zona degradaasi
Akibat hasil minor yang didapat, 1 kali menang, 1 imbang, 5 kalah dalam tujuh laga awal Super League, PSS kini ada posisi 15 klasemen.
Dengan 4 poin, PSS hanya selisih satu poin saja dari tim teratas yang menempati zona degradasi, Isenmulang (3 poin).
4. Kartu merah dianggap jadi penyebab kekalahan
Pelatih PSS, Pieter Huistra mengatakan keluarnya Stefan Ashkovski memengaruhi keseimbangan permainan yang dibangun oleh anak asuhannya.
"Kalau kita lihat ke pertandingan, menurut saya, kedua tim bermain cukup berimbang. Dan setelah kartu merah, saya pikir keseluruhan dinamika dalam game berubah," kata Huistra saat jumpa pers usai laga.
5. Apresiasi kepada pemain dari Huistra
Meski harus menelan kekalahan di kandang sendiri di hadapan ribuan suporter setianya, Pieter Huistra tetap memberikan apresiasi kepada para pemainnya.
“Kita juga lihat bagaimana para pemain tidak menyerah begitu saja.
Bahkan saat kami tertinggal 1-0 dan bermain dengan 10 orang, kami mencoba untuk terus memberikan perlawanan. Kami mencoba mengambil risiko, menciptakan beberapa peluang, dan pada akhirnya kami kalah 1-2,” ucapnya.
Baca Juga: Kalah dari Persik, Pelatih PSS Pieter Huistra Sebut Timnya Kurang Beruntung
“Memang sedikit kurang beruntung, mestinya, setidaknya bisa meraih satu poin. Namun memang kartu merah itu adalah hal yang besar dalam pertandingan ini," ujar pelatih asal Belanda itu lagi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Sarkem Fest 2026: Upaya Pemkot Jogja dan KAI Ubah Stigma Kawasan Pasar Kembang
- 2DIY Belum Masuk Musim Hujan, Ini Penyebab Hujan dan Angin Kencang Belakangan Ini Menurut BMKG
- 3Hujan Guyur Jogja, GP Ansor Bantul Tetap Salurkan Bantuan Air Bersih
- 4Ridho Kresna Wattimena Resmi Dilantik Jadi Rektor UPN Yogyakarta
- 5Daftar Klasemen Terbaru Moto3 2026, Setelah Pole Position di Australia Posisi Veda Naik?
- 670 Ribu Warga DIY Mengangur, DPRD Dorong Anggaran Pro-Rakyat
- 75 Fakta Terbaru Veda Ega Pratama di Moto3, Pole Position di Australia, Next Sepang?
- 8Ta'aruf Korpri Golek Garwo 2026, Ajang Ketemu Jodoh Para ASN
- 9Kenapa Ze Valente Dihukum 3 Laga? Ini Penjelasannya
- 105 Fakta Menarik Kekalahan PSS dari Borneo, Total 5 Kali Kalah, Masuk Zona Degradasi









