Jogja

Alami Pendangkalan, Tiga Sungai Besar di Jogja Mulai Dikeruk

M. Mubin Wibawa | 25 Agustus 2025, 11:05 WIB
Alami Pendangkalan, Tiga Sungai Besar di Jogja Mulai Dikeruk

Akurat.co,Jogja-Tiga sungai besar di Jogjakarta mulai dikeruk karena mengalami pendangkalan.

Pengerukan atau restorasi sungai ini tindak lanjut dari Gerakan Bersih Sungai Kota Yogya yang telah sukses dilaksanakan pada 6 Juli 2025 lalu dan melibatkan berbagai lapisan masyarakat.

Restorasi dilakukan di tiga sungai, yakni Sungai Code, Sungai Winongo, dan Sungai Gajahwong.

Untuk mendukung kegiatan ini, diterjukan dua alat berat jenis excavator yang dikerahkan langsung ke sejumlah titik rawan sedimentasi.

Baca Juga: Diikuti 12 Ribu Masyarakat, Gerakan Bersih-bersih Sungai Kota Yogyakarta Momentum Wujudkan Kota Bebas Sampah

Pengerukan di Sungai Code akan mencakup sepanjang 2 kilometer, sementara di Sungai Gajahwong sejauh 500 meter, dan di Sungai Winongo antara 500 meter hingga 1 kilometer.

Kegiatan pengerukan merupakan kerja sama Pemerintah Kota (Pemkot) Yogya bersama Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO).

Wali Kota Yogya, Hasto Wardoyo menjelaskan bahwa inisiatif ini bertujuan mengatasi masalah utama yang dihadapi sungai-sungai di Kota Yogya yaitu pendangkalan akibat sedimentasi.

Dua alat berat jenis excavator yang dikerahkan langsung ke sejumlah titik rawan sedimentasi.

“Banyak sungai di Kota Yogya mengalami pendangkalan karena tertimbun material, sehingga aliran air terganggu.

Kondisi ini jika dibiarkan akan menurunkan kualitas air dan merusak ekosistem sungai. Karena itu, perlu dilakukan pengerukan secara terukur menggunakan alat berat,” jelasnya saat acara soft launching pengerukan di Bendung Mergangsan pada Minggu (24/8/2025).

Hasto dengan tegas melarang penjualan material hasil pengerukan ini.

Ia juga menekankan bahwa kegiatan restorasi ini akan menjadi agenda rutin yang dilakukan paling tidak empat kali dalam setahun ke depannya.

“Material pengerukan ini bisa digunakan untuk mengurug lahan Pemkot yang belum berfungsi, sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal. Yang jelas, saya tegaskan material ini tidak boleh diperjualbelikan,” tegasnya.

Pihaknya menaruh harapan besar terhadap kegiatan ini.

Baca Juga: Deswita Opak; Resto dan Wisata Sungai Opak yang Wajib Dikunjungi

Ia pun optimistis jika aliran Sungai Code, Winongo, dan Gajahwong kembali bersih, lancar, dan sehat, maka sungai dapat memberikan manfaat luas bagi warga maupun Kota Yogya.

“Bila aliran tiga sungai ini terjaga kebersihannya, tidak hanya ekosistem yang pulih, tetapi juga bisa mendongkrak daya tarik pariwisata Kota Yogya.

Sungai bisa menjadi ruang hidup yang indah sekaligus daya tarik wisata baru bagi masyarakat dan wisatawan,” ungkapnya dikutip dari laman resmi Pemkot Jogja.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.