Jogja

SMP 5 Jogja jadi Proyek Percontohan Pengelolaan Sampah Mas Jos Masuk Sekolah

M. Mubin Wibawa | 2 Oktober 2025, 08:05 WIB
SMP 5 Jogja jadi Proyek Percontohan Pengelolaan Sampah Mas Jos Masuk Sekolah

Akurat.co,Jogja-SMP 5 Yogyakarta menjadi proyek percontohan Gerakan Masyarakat Jogja Olah Sampah (Mas JOS) masuk sekolah.

Mas JOS adalah upaya pemerintah kota (Pemkot) Jogja mengurai persoalan sampah mulai dari masyarakat.

Kepala SMPN 5 Yogyakarta, Siti Arina Budiastuti, menyambut baik penunjukan sekolahnya sebagai percontohan.

Menurutnya, kehadiran Mas JOS Masuk Sekolah dapat menjadi pemantik semangat baru bagi guru maupun murid untuk semakin serius mengelola sampah.

Baca Juga: Pemkot Jogja Sediakan Layanan Jemput Sampah ke Rumah Gratis, Khusus Sampah Berat

“Kami sudah dua tahun ini melakukan pengelolaan sampah, dan ada juga kelompok siswa Zero Trash Community (Zetra) Pawitikra sebagai penggerak kebersihan dan peduli lingkungan," ujarnya.

Menurut Siti, setiap hari seluruh siswa sudah terbiasa memilah sampah dengan ketersediaan enam jenis tempat sampah.

Kemudian, setiap hari Jumat sampah disetorkan oleh tim sekolah yang melibatkan guru, karyawan, hingga kepala sekolah.

Ketua Komisi C DPRD Kota Yogyakarta, Bambang Seno Baskoro, menegaskan bahwa langkah ini menjadi awal keterlibatan sekolah dalam gerakan bersama mengatasi persoalan sampah.
Ia berharap SMPN 5 Yogyakarta bisa menjadi contoh bagi sekolah lain.

“Ke depan akan semakin banyak sekolah negeri maupun swasta yang dilibatkan dalam menyukseskan gerakan Mas JOS," ungkapnya.

Harapannya, seluruh sekolah di Kota Yogyakarta bisa ikut menanamkan budaya bersih dan peduli lingkungan kepada para siswa.

Baca Juga: Gerakan Masyarakat Olah Sampah 'Mas Jos' Diterapkan di SD Muhammadiyah Sagan, Sukses Tekan Volume Pengiriman ke Depo

Kepala Bidang Pengembangan Kapasitas dan Pengawasan Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta, Supriyanto, mengatakan Mas JOS merupakan gerakan bersama yang menyasar seluruh elemen masyarakat, termasuk sekolah.

Sebagai bentuk dukungan, DLH Kota Yogyakarta menyerahkan 20 biopori dan buku tabungan bank sampah kepada SMPN 5 Yogyakarta.

Nantinya, Forum Bank Sampah (FBS) juga akan menjadi offtaker sampah anorganik yang dikumpulkan siswa.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.