Saat Pelajar SMP Jogja Berkreativitas melalui Mural, Ada Tokoh Satria Penjaga Kebersihan dan Kebudayaan

Akurat.co,Jogja-Untuk pertama kalinya pelajar di Kota Jogjakarta diuji kreativitasnya dalam lomba mural pelajar.
Lomba mural pelajar adalah rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-269 Kota Yogyakarta.
Melalui lomba mural itu Pemerintah Kota Yogyakarta berharap bisa menumbuhkan rasa memiliki dan peduli Yogya kepada para pelajar.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Yogyakarta Budi Santosa Asrori mengatakan lomba mural untuk tingkat SMP di Kota Yogyakarta baru pertama kali diadakan.
Baca Juga: Nikah Bareng Gratis Kembali Digelar di Jogja 19 Oktober 2025, Terbuka untuk Jomblo se-Indonesia
Ada 55 tim dari 38 sekolah yang mengikuti lomba mural kategori SMP/MTs dan 6 tim dari 5 sekolah untuk kategori SMA/SMK/MA.
Lokasi lomba mural di dinding SMPN 5, SMPN9, SMPN 8 Yogya, SDNTukangan, SDN Gedongtengen, SDN Ngabean dan SDN Margoyasan.
"Tema yang diusung dalam lomba mural, Jogja Berbudaya dan Jogja Bersih. Anak-anak ekspresinya menbanggakan.
Kita akan kembangkan di tempat lain. Mudah-mudahan ini menjadi inspirasi untuk tahun-tahun mendatang," terang Budi.
Dikutip dari laman resmi Pemkot Jogja, salah satu tim yang mengikuti lomba mural dari SMPN 1 Yogyakarta menampilkan mural suasana Yogya dan tokoh Satria penjaga Yogya yang menjaga kebersihan dan kebudayaan.
Perwakilan Tim SMPN 1 Yogyakarta, Aqila Saqia mengaku senang dengan lomba mural itu karena bisa mengekspresikan kreativitas.
"Tema tokoh Satria penjaga Yogya dari sampah menjaga kebersihan dan kebudayaan Yogya," terang Aqila
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengapresiasi karya para pelajar dalam lomba mural itu.
Hasto mengatakan melalui lomba itu Pemkot Yogyakarta ingin menanamkan rasa memiliki dan peduli untuk memperindah Kota Yogyakarta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Sarkem Fest 2026: Upaya Pemkot Jogja dan KAI Ubah Stigma Kawasan Pasar Kembang
- 2DIY Belum Masuk Musim Hujan, Ini Penyebab Hujan dan Angin Kencang Belakangan Ini Menurut BMKG
- 3Hujan Guyur Jogja, GP Ansor Bantul Tetap Salurkan Bantuan Air Bersih
- 4Daftar Klasemen Terbaru Moto3 2026, Setelah Pole Position di Australia Posisi Veda Naik?
- 5Apa Itu Beras Fortifikasi? Dosen UMY Jelaskan Pengertian dan Dampaknya jika Tak Sesuai Kandungan
- 670 Ribu Warga DIY Mengangur, DPRD Dorong Anggaran Pro-Rakyat
- 75 Fakta Terbaru Veda Ega Pratama di Moto3, Pole Position di Australia, Next Sepang?
- 8Prediksi BRI Super League: Isenmulang vs PSIM jadi Laga Pemecah Telur bagi Tamu?
- 9Ridho Kresna Wattimena Resmi Dilantik Jadi Rektor UPN Yogyakarta
- 10DIY Belum Masuk Musim Hujan, Ini Penyebab Hujan dan Angin Kencang Belakangan Ini Menurut BMKG






