Jaga Kerujukan Antar Umat Beragama, DPW BERANI PKB DIY Gelar Sarasehan Lintas Iman

Akurat.co, Jogja - Dewan Pengurus Wilayah Badan Persaudaraan Antar Iman (DPW BERANI) PKB DIY, menyelenggarakan Sarasehan Lintas Iman di Hotel Ros In.
Mengangkat tema "Merawat Kerukunan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat" kegiatan dihadiri puluhan tokoh agama, aktivis kemanusiaan dan perwakilan organisasi keagamaan se-DIY.
Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat persaudaraan antar-iman melalui pendekatan praktis.
Melalui pemberdayaan ekonomi dan sosial, guna menciptakan kerukunan yang berkelanjutan di tengah masyarakat yang majemuk.
Baca Juga: Menikmati Suasana Urban di Kampung Wisata Sosromenduran
Ketua BERANI DPW PKB DIY Paulus Kristriyanto menyampaikan, kegiatan ini merupakan salah satu langkah dalam merespons dinamika sosial yang terjadi sekarang.
"Merawat kerukunan di masa sekarang bukanlah perkara mudah. Kehidupan masyarakat kita sangat dipengaruhi oleh arus informasi media sosial yang tanpa batas, yang seringkali menjadi tantangan bagi harmoni sosial," ujar Paulus.
Ketua DPW PKB DIY Agus Sulistiyono menegaskan, agenda ini merupakan bentuk nyata kehadiran PKB di tengah kemajemukan di tanah air kita. Ia menyampaikan sarasehan lintas iman ini adalah agenda rutin yang selalu diadakan oleh DPW PKB DIY setiap akhir tahun.
"Kegiatan sarasehan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk terus merawat kebhinekaan yang ada di Indonesia," ungkapnya.
Baca Juga: Menikmati Suasana Urban di Kampung Wisata Sosromenduran
Jalannya diskusi dipandu oleh Umaruddin Masdar selaku Sekretaris DPW PKB DIY yang juga Wakil Ketua DPRD DIY. Dalam pengantarnya, Umar mengungkapkan mengenai hakikat persaudaraan antar-manusia.
"Kerukunan, harmoni dan toleransi bukanlah sesuatu yang dibawa sejak lahir atau diwariskan secara genetis. Oleh karena itu, nilai-nilai tersebut harus terus kita tanamkan, kita rawat dan upayakan," ujar Umaruddin.
Salah satu narasumber dalam diskusi adalah Ketua PW Muhammadiyah DIY Muh Ikhwan Ahada. Ia menyampaikan, ini merupakan komitmen politik nyata PKB untuk Kebhinekaan.
"Ini merupakan hal baru bagi Muhammadiyah yang diundang dalam forum ini. Kami sangat mengapresiasi langkah luar biasa dari PKB. Ini adalah politik nyata dan langkah konkret agar ke depan kerukunan yang kita harapkan menjadi nyata, bukan sekadar maya," ujarnya.
Baca Juga: Parkir Nuthuk Roda Empat di Jogja Masih Terjadi, Pemda Imbau Masyarakat Manfaatkan Fasilitas Resmi
Diskusi diawali dengan doa lintas iman khidmat dibawakan oleh enam tokoh agama secara bergantian.
Narasumber lain adalah Ketua BKSADK DIY Pdt Agus Haryanto dan Tao Cin Eka Putra dari Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia DIY.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pemda DIY Gelar Lomba Desa/Kampung Wisata 2026, Berikut Daftar Pemenangnya
- 2PB Djarum Juara Umum Piala Raja Hamengku Buwono X 2026, Borong 21 Medali
- 3PLN Yogya Edukasi 175 Siswa SDN di Bantul tentang Hemat Listrik
- 4Jadi Anggota DPRD DIY Termuda, Cintya Amanda Resmi Dilantik Lewat Mekanisme PAW
- 5Kontingen Bantul Raih Juara Umum PORPRISA DIY 2026
- 6Anggaran Rp4 M Lebih, Pemkab Bantul Gratiskan Seragam Sekolah SD hingga SMP
- 7Fakta Terbaru Dugaan Pungli Bolosego di Alkid Jogja, Anggota Polisi Kena Sanksi
- 8Meninggal di Usia 67 Tahun, Ini Kisah Hidup Den Baguse Ngarso
- 9Anggaran Rp4 M Lebih, Pemkab Bantul Gratiskan Seragam Sekolah SD hingga SMP
- 10Panpel PSIM Perbaiki Saluran Air Kamar Mandi Stadion Sultan Agung









