Program Emberisasi Sampah Organik Basah, Pemkot Jogja Targetkan 50 Ton per Hari

Akurat.co,Jogja-Sejumlah program pengolahan sampah dilaksanakan Pemkot Jogja. Program emberisasi sampah organik basah menjadi salah satunya.
Pemkot Jogja menargetkan dapat mengolah sampah organik basah mencapai 50 ton per hari pada 2026 ini.
Kepala Bidang Pengembangan Kapasitas dan Pengawasan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta, Supriyanto menjelaskan saat ini pengelolaan sampah organik basah dalam sehari rata-rata sudah mencapai sekitar 1.100 ember atau setara 27,5 ton.
Sampah organik itu lalu disalurkan ke mitra off taker peternak.
Baca Juga: Pemkot Yogyakarta Targetkan 1.000 Biopori untuk Pengolahan Sampah Organik
Sedangkan penjemputan sampah organik kering seperti daun, sapuan jalan, tebangan pohon sudah sekitar 3 truk per hari atau setara 7,5 ton.
Total ada 45 titik penjemputan sampah organik di Kota Yogyakarta.
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo menargetkan pengelolaan sampah organik basah sampai 50 ton atau sekitar 2.000 ember.
“Itu yang harapan saya kita tingkatkan terus. Kalau sampai seberapa banyak, target saya sampah organiknya bisa sampai 50 ton organik basah.
Itu targetnya kita bisa menguasai organik kering dan organik basah,” paparnya dikutip dari laman resmi Pemkot Jogja, Selasa (27/1/2026)
Hasto menyatakan untuk pengelolaan sampah organik kering dilakukan penjemputan di wilayah.
Kemudian dikelola Pemkot Yogyakarta di unit pengolahan pupuk organik di beberapa lokasi seperti di Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta.
Selain itu Pemkot Yogyakarta juga dalam proses penyiapan unit pengolahan pupuk organik di Tegalrejo dan Tegalgendu.
Baca Juga: Mengenal Jumilah yang Bikin Kota Jogja Bersih dari Sampah
Pemkot Yogyakarta telah membagikan ribuan ember untuk menampung sampah organik basah kepada penggerobak di 45 kelurahan.
Para penggerobak mengambil sampah organik basah di rumah tangga atau masyarakat yang dikumpulkan dalam galon-galon bekas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Sarkem Fest 2026: Upaya Pemkot Jogja dan KAI Ubah Stigma Kawasan Pasar Kembang
- 2Hujan Guyur Jogja, GP Ansor Bantul Tetap Salurkan Bantuan Air Bersih
- 3DIY Belum Masuk Musim Hujan, Ini Penyebab Hujan dan Angin Kencang Belakangan Ini Menurut BMKG
- 470 Ribu Warga DIY Mengangur, DPRD Dorong Anggaran Pro-Rakyat
- 5Apa Itu Beras Fortifikasi? Dosen UMY Jelaskan Pengertian dan Dampaknya jika Tak Sesuai Kandungan
- 6Daftar Klasemen Terbaru Moto3 2026, Setelah Pole Position di Australia Posisi Veda Naik?
- 75 Fakta Terbaru Veda Ega Pratama di Moto3, Pole Position di Australia, Next Sepang?
- 8Prediksi BRI Super League: Isenmulang vs PSIM jadi Laga Pemecah Telur bagi Tamu?
- 9Ridho Kresna Wattimena Resmi Dilantik Jadi Rektor UPN Yogyakarta
- 10DIY Belum Masuk Musim Hujan, Ini Penyebab Hujan dan Angin Kencang Belakangan Ini Menurut BMKG





