Jogja

Dosen FK UMY Ingatkan Bahaya Diabetes MODY yang Intai Anak Muda, Apa Itu?

Yudi Permana | 20 Desember 2025, 13:05 WIB
Dosen FK UMY Ingatkan Bahaya Diabetes MODY yang Intai Anak Muda, Apa Itu?

Akurat.co,Jogja-Dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UMY, dr. Wahyu Tri Kurniawan, Sp.PD mengingatkan bahaya diabetes MODY yang intai anak muda.

MODY atau Maturity Onset Diabetes of the Young dapat muncul pada usia relatif muda dan dipicu oleh faktor genetik.

Menurut Wahyu pada dasarnya, diabetes terbagi menjadi lima kelompok besar. Yang paling sering dikenal masyarakat adalah diabetes melitus tipe 1 dan tipe 2. Selain itu terdapat diabetes gestasional, diabetes monogenik, dan jenis diabetes lainnya.

Baca Juga: Peneliti UGM Ungkap Bunga Rosella Bisa Obati Diabetes

"Nah, diabetes MODY ini termasuk dalam kelompok diabetes monogenik,” jelas sosok yang juga dokter spesialis penyakit dalam di RS PKU Gamping ini.

Diabetes MODY umumnya muncul pada rentang usia yang tidak lazim untuk diabetes. Meski mengandung istilah of the young, kondisi ini tidak terjadi pada usia anak-anak, melainkan pada usia dewasa muda, yakni sekitar 20 hingga 25 tahun.

Rentang usia inilah yang kerap membuat MODY sulit dibedakan dari jenis diabetes lainnya.

“Rentang usia MODY cukup beragam. Jadi bukan pada usia anak, tetapi juga terlalu muda untuk diabetes tipe 2," ungkapnya.

Kondisi ini disebabkan oleh gangguan pada salah satu gen yang berperan dalam produksi insulin.

Karena itu, MODY berbeda dengan diabetes tipe 1 yang bersifat autoimun dan berbeda pula dengan diabetes tipe 2 yang sangat berkaitan dengan gaya hidup.

Salah satu alasan diabetes MODY jarang dikenal adalah karena jumlah kasusnya yang relatif kecil. Secara global, MODY hanya mencakup sebagian kecil dari keseluruhan kasus diabetes.

Baca Juga: Anak Muda Pada Kena Jantung hingga Diabetes, Pemda DIY Ingatkan Gerakan Hidup Sehat

Selain itu, batas klinis antara MODY dan diabetes tipe lain terbilang tipis.

Ia menambahkan bahwa proses penegakan diagnosis MODY juga tidak sederhana. Diagnosis MODY memerlukan pemeriksaan analisis genetik, yang hingga kini belum menjadi pemeriksaan rutin di Indonesia karena keterbatasan fasilitas, biaya, dan akses.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.