UGM Terjunkan 8.178 Mahasiswa KKN-PPM, Tersebar di 127 Kecamatan hingga Wilayah 3T Indonesia

Akurat.co,Jogja-UGM menerjunkan 8.178 mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) periode II 2026.
Mahasiswa peserta KKN-PPM akan ditempatkan di 298 unit lokasi yang tersebar di 274 kecamatan, 132 kabupaten/kota, dan 32 provinsi di Indonesia.
Rektor UGM, Ova Emilia menegaskan bahwa KKN merupakan ruang belajar sekaligus ruang kontribusi nyata mahasiswa kepada masyarakat.
"Selama kurang lebih 50 hari, mahasiswa akan tinggal bersama masyarakat, bekerja bersama masyarakat, dan belajar langsung dari masyarakat,” ujarnya dikutip dari laman resmi UGM, Rabu (24/6/2026).
Baca Juga: Soal Insiden Diskusi di UGM, Sudaryono: Pantang Kabur, Kami Datang untuk Berdialog
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni UGM, Arie Sudjito menegaskan bahwa KKN-PPM merupakan bentuk nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus sarana pembelajaran mahasiswa untuk memahami realitas sosial secara langsung.
“KKN bukan sekadar kewajiban akademik, melainkan kesempatan otentik untuk belajar dari masyarakat," ungkapnya.
KKN di wilayah 3T
KKN juga akan hadir di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), termasuk di Papua.
Salah satu yang akan menjalani KKN di sana adalah Tim KKN Raja Ampat Begisah.
Mereka akan bertugas di Kampung Samati dan Waim, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya.
Salah seorang anggota tim, Rizki Abdillah, selaku Koordinator unit dari Fakultas Psikologi UGM, menjelaskan bahwa timnya mengusung sejumlah program unggulan berbasis potensi lokal masyarakat pesisir.
Beberapa program yang akan dilakukan di antaranya, pelatihan pencatatan keuangan sederhana, pengembangan pemasaran hasil perikanan, serta melanjutkan program pengolahan ikan menjadi produk bernilai tambah seperti nugget ikan.
"Program ini sebelumnya telah dirintis oleh tim KKN terdahulu,” ujarnya.
Selain itu, tim juga mengembangkan inovasi pemanfaatan mangrove melalui produksi teh mangrove sebagai produk ekonomi kreatif masyarakat.
Meski sempat menghadapi tantangan pendanaan karena tidak memperoleh hibah kompetitif, tim Raja Ampat Begisah berhasil memperoleh dukungan dari sejumlah mitra sehingga tetap dapat melaksanakan pengabdian di wilayah tujuan.
Sementara itu, Tim KKN Biak Elok yang akan bertugas di Kampung Saribra, Pulau Bromsi, Distrik Aimando, Kabupaten Biak Numfor, Papua, mengusung program pemberdayaan masyarakat berbasis penguatan ekonomi lokal, pariwisata partisipatif, dan infrastruktur hijau.
Ketua tim, Sarasvati Baktiantoro dari Program Studi Antropologi Budaya Fakultas Ilmu Budaya UGM, mengatakan bahwa lokasi penugasan mereka merupakan wilayah baru yang belum pernah menjadi lokasi KKN UGM sebelumnya.
Baca Juga: Mengenal GIK UGM, Lokasi Diskusi Wamentan Sudaryono dan Budiman Sudjatmiko yang Berujung Ricuh
Baca Juga: Mengenal GIK UGM, Lokasi Diskusi Wamentan Sudaryono dan Budiman Sudjatmiko yang Berujung Ricuh
"Kami akan fokus pada community empowerment melalui penguatan UMKM, pariwisata berbasis masyarakat, serta peningkatan kapasitas masyarakat pesisir yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan,” ujarnya.
Tim KKN Biak Elok telah mempersiapkan keberangkatan sejak September tahun lalu, termasuk membangun jejaring pendanaan dengan berbagai mitra dan perusahaan.
Menurut Saras, pengalaman mengabdi di wilayah kepulauan Papua menjadi kesempatan berharga untuk berbagi ilmu sekaligus belajar langsung dari masyarakat.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Dispar Bantul Gelar Pameran Layang-Layang 'Akasa Cangkring' di Pantai Cangkring
- 2Lewat Program Masdaku, Diskop UKM Sleman Dorong 111 Ribu UMKM Go Digital
- 3Satu Tahun Wajah Baru Pasar Godean: Ada Pembagian 4.000 Porsi Makanan Gratis!
- 4KPU dan Bawaslu Sleman Sinkronisasi Data Pemilih Triwulan III 2026
- 5UAJY Gelar International Cross Cultural Day 2026 di Yogyakarta, Pertemukan Budaya Berbagai Negara
- 6Pilihan Warna Baru New Honda Stylo 160: Tampil Lebih Retro dan Premium!
- 7Liga Seri A Askab PSSI Sleman 2026 Resmi Bergulir, Diikuti 8 Tim
- 8Kontingen Bantul Raih Juara Umum PORPRISA DIY 2026
- 9Kalah dalam 3 Laga Awal, Fans PSS Berharap Finis 10 Besar
- 10UGM Kembangkan Gula Semut Kulon Progo jadi Produk Ekspor






