Jogja

UGM Kembangkan Gula Semut Kulon Progo jadi Produk Ekspor

Haris Ma'ani | 26 September 2026, 06:05 WIB
UGM Kembangkan Gula Semut Kulon Progo jadi Produk Ekspor
UGM dan Pemkab Kulon Progo menjalin kerja sama strategis dalam penhembangan ekonomi daerah. -foto: UGM

Akurat.co,Jogja- UGM dan Pemkab Kulon Progo memperkuat kerja sama dalam pengembangan potensi ekonomi.

Salah satu komoditas yang dapat dikembangkan adalah gula kelapa dan gula semut.

Wakil Rektor UGM Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja Sama, Dr. Danang Sri Hadmoko menyampaikan, UGM telah memiliki pengalaman dalam mendampingi pengembangan produk tersebut, termasuk dalam proses ekspor, sertifikasi, dan pemenuhan standar produk.

"Pengembangan ekonomi lokal menjadi salah satu ruang yang dapat diperkuat melalui kerja sama UGM dengan Pemkab Kulon Progo," katanya saat penandatanganan kesepakatan bersama UGM dan Pemkab Kulon Progo, Jumat (25/9).

Baca Juga: Kenapa Angka Kemiskinan BPS dan Bank Dunia Bisa Berselisih Jauh? Ini Kata Ekonom UGM

Menurutnya UGM dapat turut mengembangkan produk lokal Kulon Progo agar tidak berhenti pada tahap produksi, tetapi memiliki nilai tambah dan mampu masuk ke pasar yang lebih luas.

Selain gula kelapa dan gula semut, pengembangan kopi, cokelat, dan serat alam juga menjadi bagian dari potensi yang dapat dikolaborasikan.

Menurut Danang, pendekatan serupa dapat diterapkan pada sektor lain, termasuk peternakan.

UGM saat ini mengembangkan peralatan produksi untuk susu kambing dan melihat peluang agar peternak kambing di Kulon Progo dapat menjadi bagian dari ekosistem tersebut.

Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan berharap kerja sama dengan UGM dapat terus diperkuat dan diperluas untuk menjawab berbagai kebutuhan pembangunan di daerah.

Ia menyampaikan, Pemkab Kulon Progo membutuhkan dukungan keilmuan dan sumber daya UGM dalam mengembangkan berbagai potensi daerah.

"Kami sangat berharap kerja sama dengan UGM ini bisa terus dilanjutkan dan dikembangkan, baik melalui fakultas, direktorat, maupun pusat-pusat penelitian yang ada di UGM.

Kami ingin berbagai potensi dan persoalan di Kulon Progo bisa kita kaji dan kembangkan bersama,” ujar Agung.

Menurut Agung, kerja sama tersebut penting untuk mendorong pembangunan Kulon Progo yang lebih adaptif dan inovatif.

Baca Juga: Posisi Jagabaya di Kulon Progo Kini Banyak Diisi Perempuan

Karena itu, Pemkab Kulon Progo membuka ruang kolaborasi dalam berbagai bidang, mulai dari penelitian dan kajian, pengembangan produk unggulan daerah, promosi dan investasi, pariwisata, hingga hilirisasi produk lokal.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.