UGM Kembangkan Gula Semut Kulon Progo jadi Produk Ekspor

Akurat.co,Jogja- UGM dan Pemkab Kulon Progo memperkuat kerja sama dalam pengembangan potensi ekonomi.
Salah satu komoditas yang dapat dikembangkan adalah gula kelapa dan gula semut.
Wakil Rektor UGM Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja Sama, Dr. Danang Sri Hadmoko menyampaikan, UGM telah memiliki pengalaman dalam mendampingi pengembangan produk tersebut, termasuk dalam proses ekspor, sertifikasi, dan pemenuhan standar produk.
"Pengembangan ekonomi lokal menjadi salah satu ruang yang dapat diperkuat melalui kerja sama UGM dengan Pemkab Kulon Progo," katanya saat penandatanganan kesepakatan bersama UGM dan Pemkab Kulon Progo, Jumat (25/9).
Baca Juga: Kenapa Angka Kemiskinan BPS dan Bank Dunia Bisa Berselisih Jauh? Ini Kata Ekonom UGM
Menurutnya UGM dapat turut mengembangkan produk lokal Kulon Progo agar tidak berhenti pada tahap produksi, tetapi memiliki nilai tambah dan mampu masuk ke pasar yang lebih luas.
Selain gula kelapa dan gula semut, pengembangan kopi, cokelat, dan serat alam juga menjadi bagian dari potensi yang dapat dikolaborasikan.
Menurut Danang, pendekatan serupa dapat diterapkan pada sektor lain, termasuk peternakan.
UGM saat ini mengembangkan peralatan produksi untuk susu kambing dan melihat peluang agar peternak kambing di Kulon Progo dapat menjadi bagian dari ekosistem tersebut.
Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan berharap kerja sama dengan UGM dapat terus diperkuat dan diperluas untuk menjawab berbagai kebutuhan pembangunan di daerah.
Ia menyampaikan, Pemkab Kulon Progo membutuhkan dukungan keilmuan dan sumber daya UGM dalam mengembangkan berbagai potensi daerah.
"Kami sangat berharap kerja sama dengan UGM ini bisa terus dilanjutkan dan dikembangkan, baik melalui fakultas, direktorat, maupun pusat-pusat penelitian yang ada di UGM.
Kami ingin berbagai potensi dan persoalan di Kulon Progo bisa kita kaji dan kembangkan bersama,” ujar Agung.
Menurut Agung, kerja sama tersebut penting untuk mendorong pembangunan Kulon Progo yang lebih adaptif dan inovatif.
Baca Juga: Posisi Jagabaya di Kulon Progo Kini Banyak Diisi Perempuan
Karena itu, Pemkab Kulon Progo membuka ruang kolaborasi dalam berbagai bidang, mulai dari penelitian dan kajian, pengembangan produk unggulan daerah, promosi dan investasi, pariwisata, hingga hilirisasi produk lokal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Dispar Bantul Gelar Pameran Layang-Layang 'Akasa Cangkring' di Pantai Cangkring
- 2Lewat Program Masdaku, Diskop UKM Sleman Dorong 111 Ribu UMKM Go Digital
- 3Satu Tahun Wajah Baru Pasar Godean: Ada Pembagian 4.000 Porsi Makanan Gratis!
- 4KPU dan Bawaslu Sleman Sinkronisasi Data Pemilih Triwulan III 2026
- 5UAJY Gelar International Cross Cultural Day 2026 di Yogyakarta, Pertemukan Budaya Berbagai Negara
- 6Pilihan Warna Baru New Honda Stylo 160: Tampil Lebih Retro dan Premium!
- 7Liga Seri A Askab PSSI Sleman 2026 Resmi Bergulir, Diikuti 8 Tim
- 8Kontingen Bantul Raih Juara Umum PORPRISA DIY 2026
- 9Kalah dalam 3 Laga Awal, Fans PSS Berharap Finis 10 Besar
- 10UGM Kembangkan Gula Semut Kulon Progo jadi Produk Ekspor





