Mahasiswa UNY Ciptakan Minuman Buah Mete

Akurat.co,Jogja-Selama ini buah mete dikenal hanya dimanfaatkan bijinya. Buahnya seperti kurang diminati.
Tapi ditangan mahasiswa UNY Program Pendidikan Profesi Guru (PPG), potensi buah mete dioptimalkan menjadi produk minuman.
Sembilan mahasiswa PPG UNY mengolah buah jambu mete yang selama ini kurang dimanfaatkan menjadi minuman herbal fungsional bernama Metea.
Baca Juga: Cerita Saryono, Pernah Putus Sekolah dan jadi Tukang Kebun, Kini Raih Gelar Doktor di UNY
Mereka adalah Bunga Permata, Lona Novian Ardy, Elfa Syukra, Nia Yuliantika, Fina Ratnawati, Fiony Caesary, Tyara Amelia, Swastika Alvida, dan Annisa Iqlima.
Inovasi tersebut merupakan bagian dari Proyek Kepemimpinan kelompok mahasiswa bidang studi Kuliner yang berfokus pada pengembangan produk berbahan lokal.
Dikutip dari laman resmi UNY, ide ini berangkat dari potensi Desa Mojolegi, Imogiri, Kabupaten Bantul, yang dikenal memiliki buah jambu mete.
Selama ini, masyarakat umumnya hanya memanfaatkan biji mete untuk diolah menjadi berbagai produk pangan, sedangkan bagian buahnya kerap dibuang atau hanya dimanfaatkan secara terbatas sebagai pakan ternak maupun pupuk organik.
Ketua kelompok, Bunga Permata menjelaskan, bahwa ide pembuatan Metea muncul dari keinginan untuk memberikan nilai tambah pada bagian buah jambu mete yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.
"Selama ini, ketika berbicara tentang jambu mete, kebanyakan orang hanya mengambil bijinya saja, sementara buahnya sering kali dibuang," ujarnya.
Padahal, kata dia, buah jambu mete juga memiliki potensi untuk diolah menjadi produk yang bermanfaat.
"Karena itu, kami mencoba memanfaatkannya menjadi minuman sehingga sesuatu yang sebelumnya dianggap limbah dapat memiliki nilai guna dan nilai ekonomi,” imbuhnya.
Metea merupakan perpaduan sari buah jambu mete dengan minuman herbal yang disebut Seruni. Seruni dibuat dari kombinasi serai, jahe, kunyit, dan jeruk nipis, kemudian dipadukan dengan gula aren atau gula batu untuk menghasilkan cita rasa yang khas.
Perpaduan tersebut menghadirkan minuman dengan sensasi asam-manis, aroma rempah, dan menyegarkan, terutama ketika disajikan dingin dengan es batu.
Proses pengolahan menjadi minuman
Diungkapkan Lona Novian Ardy, dalam proses pembuatannya, buah jambu mete terlebih dahulu dipotong menjadi beberapa bagian, kemudian direndam menggunakan air garam selama 10 menit dan dikukus selama lima menit untuk membantu mengurangi rasa sepat.
Baca Juga: Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
Sementara itu, bahan-bahan herbal direbus hingga mendidih. Setelah dingin, sari buah jambu mete dan rebusan herbal dicampurkan dengan perbandingan 1:1, kemudian ditambahkan gula aren sesuai selera.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Musda Terus Ditunda, Akar Rumput Golkar Gunungkidul Ancam Melawan
- 2realme C01, HP Entry-Level Desain Mewah dan Baterai Berkapasitas Besar
- 3Dosen UMY Ungkap Penyebab Boikot RANS Carnival Yogyakarta
- 4Daftar Lengkap Pemain PSIM untuk League Cup, 3 Asing dan 6 EPA
- 5Jadwal I League Cup Hari Ini: PSS Jamu PSGC Ciamis
- 6Catat Jadwal KA Pandawa Yogyakarta-Semarang, Beroperasi 1 Desember 2026
- 7Kisah Pemuda di Bantul Sukses Bisnis Aquascape, Produksi Ratusan dan Dikirim ke Luar DIY
- 8DPRD DIY Soroti Anggaran Sumbu Filosofi, Zona Pengembangan 0 Persen
- 95 Destinasi Wisata Terbaik di Jogja yang Wajib Dikunjungi
- 10Rafael Struick Bawa Misi Khusus Melawan PSIM







