Akurat.co, Jogja - Padel, adalah olahraga baru yang saat ini perkembangannya semakin masif. Termasuk di Kabupaten Sleman.
Di DIY sendiri, saat ini sudah memiliki organisasi Padel. Pengurus Perkumpulan Besar Padel Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (PBPI DIY).
Pengurus PBPI DIY masa bakti 2025-2029 saat ini dijabat oleh Raden Mas Gusthilantika Marrel Suryokusumo.
Olahraga padel berkembang sangat pesat di Indonesia, bahkan di dunia.
Baca Juga: DIY Miliki 106 Ribu Lebih Anggota Jaga Warga yang Dukung Keamanan Wilayah
"Sementara di DIY juga mulai berkembang. Akan ada 15 lapangan (olahraga padel) dan yang paling banyak berada di Sleman," kata RM RM Marrel saat grand opening lapangan olahraga padel di Sidomoyo, Godean.
Selain lapangan, di DIY juga mulai bermunculan komunitas padel.
Menurutnya, potensi tersebut dapat dikembangkan dan menjadi kesempatan besar untuk berkembangnya sport tourism di DIY.
Bupati Sleman Harda Kiswaya yang hadir dalam kesempatan tersebut bahkan sempat mencoba olahraga tersebut.
Pihaknya juga mendukung perkembangan olahraga padel yang semakin masif, salah satunya di wilayah Kabupaten Sleman.
Baca Juga: Mengulik Hobi Otomotif Wagub DIY KGPAA Paku Alam X, Koleksi Honda C70 hingga Harley Klasik
"Walaupun terbilang olahraga baru, saya berharap olahraga ini (padel) mendapatkan apresiasi dari masyarakat dan melahirkan atlet-atlet berprestasi," ucap Bupati Sleman.
Harda juga mengapresiasi adanya kolaborasi yang dilakukan sektor swasta untuk olahraga padel dengan menyediakan venue atau lapangan.
Ia menyebut Pemkab Sleman sangat terbuka dan mendukung kolaborasi tersebut.
"Kami berpendapat, kolaborasi yang dilakukan sektor swasta tentu kami amat sangat mendukung. Ini (kolaborasi) bagian dari peran masyarakat dalam pembangunan di Kabupaten Sleman," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Sarkem Fest 2026: Upaya Pemkot Jogja dan KAI Ubah Stigma Kawasan Pasar Kembang
- 2DIY Belum Masuk Musim Hujan, Ini Penyebab Hujan dan Angin Kencang Belakangan Ini Menurut BMKG
- 3Hujan Guyur Jogja, GP Ansor Bantul Tetap Salurkan Bantuan Air Bersih
- 4Apa Itu Beras Fortifikasi? Dosen UMY Jelaskan Pengertian dan Dampaknya jika Tak Sesuai Kandungan
- 570 Ribu Warga DIY Mengangur, DPRD Dorong Anggaran Pro-Rakyat
- 6Daftar Klasemen Terbaru Moto3 2026, Setelah Pole Position di Australia Posisi Veda Naik?
- 75 Fakta Terbaru Veda Ega Pratama di Moto3, Pole Position di Australia, Next Sepang?
- 8Prediksi BRI Super League: Isenmulang vs PSIM jadi Laga Pemecah Telur bagi Tamu?
- 9Ridho Kresna Wattimena Resmi Dilantik Jadi Rektor UPN Yogyakarta
- 10DIY Belum Masuk Musim Hujan, Ini Penyebab Hujan dan Angin Kencang Belakangan Ini Menurut BMKG










