Jogja

Wakili DIY, Atlet Catur Cilik Gunungkidul Keisya Marwah Siap Tampil di Kejurnas

Haris Ma'ani | 20 Oktober 2026, 18:04 WIB
Wakili DIY, Atlet Catur Cilik Gunungkidul Keisya Marwah Siap Tampil di Kejurnas
Keisya mendapat dukungan dari Bupati Gunungkidul, Endah Subekti-foto: pemkab gunungkidul

Akurat.co.Jogja-Atlet catur cilik asal Gunungkidul, Kesia Marwah Nuraini siap mewakili DIY pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur 2026 di Serang, Banten.

Kesia atau akrab disapa Keisya akan mengikuti kejurnas pada 23-30 Oktober 2026. Dukungan penuh diberikan Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih.

Endah memberikan motivasi langsung kepada Kesia saat bertemu di kantor bupati, Selasa (20/10).

Baca Juga: Keterbatasan bukan Halangan, Keisya Pecatur Cilik Gunungkidul jadi Wakil DIY di Kejurnas

"Keisya diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya, tampil maksimal dalam setiap pertandingan, serta meraih prestasi yang membanggakan," kata bupati.

Endah menambahkan, keikutsertaan Keisya dalam Kejurnas Catur 2026 dapat menjadi kesempatan untuk mengembangkan kemampuan sekaligus mengharumkan nama daerah di kancah nasional.

Keisya merupakan atlet berbakat yang tinggal jauh dari perkotaan.

Pelajar SD N 1 Keteng, Gunungkidul, ini berasal dari Dusun Keteng, Ponjong.

Tapi, kendala dan keterbatasan geografis bukan menjadi penghalang meraih prestasi gemilang.

Sebelumnya ia menyabet medali emas dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) DIY dan kini bersiap mewakili provinsi menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Banten.

Bakat Keisya tidak muncul begitu saja. Ibunda Keisya, Wahyuni, mengenang bagaimana Keisya kecil mulai tertarik pada papan hitam-putih itu sejak kelas 1 SD melalui kegiatan ekstrakurikuler.

Menariknya, keikutsertaan Keisya adalah murni keinginan mandiri, tanpa paksaan orang tua.

“Awalnya saya memetakan anak-anak, dan Keisya ini terlihat memiliki kemampuan di atas rata-rata teman seusianya,” ujar Wahyuni.

Namun, perjalanan itu tak selalu mulus. Keisya sempat ingin berhenti saat kelas satu.

Baca Juga: Bea Cukai Jogja Berhasil Gagalkan Upaya Penyelundupan Emas 24 Karat Ilegal di Bandara YIA, Rugikan Negara Rp1,6 M

Beruntung, pelatihnya, Isrori melihat potensi besar dalam diri anak ini dan meyakinkannya untuk terus melanjutkan.

Hasilnya, saat menginjak kelas dua, semangatnya kembali berkobar hingga akhirnya ia mampu menembus level provinsi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.