Event UMKM Banyak Digelar Weekend, Upaya Pemkot Jogja Hidupkan Usaha Kecil

Akurat.co,Jogja-Sepanjang weekend kemarin dua event UMKM digelar di Kota Jogja.
Pertama adalah gelar potensi seni dan UMKM Gembar Bhineka di sepanjang Jalan Nogosari, Kampung Taman, Patehan, 24-25 Juli.
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo yang hadir pada ajang tersebut memberikan apresiasinya.
Hasto mengapresiasi dan mendukung Gebyar Bhinneka yang selalu diadakan masyarakat Kampung Taman setiap tahun.
Menurutnya hal ini menunjukan semangat masyarakat menggerakan UMKM dan potensi yang dimiliki.
Baca Juga: Bantul Creative Expo Digelar Agustus, Pameran UMKM, Kulineran, hingga Job Fair
Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk melarisi produk UMKM sekitar agar ekonomi tumbuh di lingkungan tersebut.
"Jadi, ternyata UMKM itu diminati oleh warga sekitar juga. Buktinya anak-anak, ibu-ibu rumah tangga juga menjadi pembeli yang baik. Daripada belanja produk-produk asing ya," ujarnya.
Pada momen ini, Hasto membeli gorengan dan membagikan kepada masyarakat.
Sementara Staf AhIi Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Yogyakarta, Patricia Heny Dian Anitasari mengungkap Kampung Taman dikenal sebagai Kampung Cyber.
Kampung ini sudah dikunjungi banya tokoh-tokoh dunia. Antara lain Mark Zuckerberg, Raja Willem-Alexander dari Belanda, danMichelle Obama.
Banyak UMKM yang tumbuh di wilayah yang masuk kawasan sumbu filosofi Yogyakarta.
"Saya mengajak masyarakat yang hadir untuk ikut mendukung UMKM Kampung Taman," jelasnya.
Gebyar UMKM di Kotagede
Event serupa juga digelar di Kotagede dengan nama Gebyar UMKM Kotagede Sabtu (25/7/2026) di halaman Narti Silver, Tegalgendu.
Kegiatan itu menampilkan puluhan stan UMKM di wilayah Kotagede.
Ada kuliner khas Kotagede seperti roti kembang waru sampai kerajinan perak.
Pada kesempatan ini, Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan juga melarisi produk-produk yang dijual dalam kegiatan Gebyar UMKM Kotagede.
Ada berbagai kuliner UMKM yang dibeli antara lain aneka kue, camilan gurih, produk buah dan sayur dari Gabungan Kelompok Tani Kotagede serta roti khas Kotagede Kembang Waru.
Wawan bahkan mencoba ikut melakukan live cooking roti kembang waru.
"Gebyar UMKM ini menunjukkan geliat bagaimana UMKM bisa berkembang," kata Wawan.
Wawan mengapresiasi kegiatan itu menampilkan produk-produk khas dan unggulan Kotagede.
Baca Juga: Gubernur DIY : Digitalisasi Harus Bisa Hidupkan UMKM
Termasuk dalam sajian makanan ringan untuk pembukaan Gebyar UMKM Kotagede misalnya ada Kipo, Kembang Waru dan Legomoro.
Keberadaan kuliner khas itu sebagai bukti melarisi produk UMKM masyarakat sekitar.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Sarkem Fest 2026: Upaya Pemkot Jogja dan KAI Ubah Stigma Kawasan Pasar Kembang
- 2Hujan Guyur Jogja, GP Ansor Bantul Tetap Salurkan Bantuan Air Bersih
- 3DIY Belum Masuk Musim Hujan, Ini Penyebab Hujan dan Angin Kencang Belakangan Ini Menurut BMKG
- 470 Ribu Warga DIY Mengangur, DPRD Dorong Anggaran Pro-Rakyat
- 5Apa Itu Beras Fortifikasi? Dosen UMY Jelaskan Pengertian dan Dampaknya jika Tak Sesuai Kandungan
- 6Daftar Klasemen Terbaru Moto3 2026, Setelah Pole Position di Australia Posisi Veda Naik?
- 75 Fakta Terbaru Veda Ega Pratama di Moto3, Pole Position di Australia, Next Sepang?
- 8Prediksi BRI Super League: Isenmulang vs PSIM jadi Laga Pemecah Telur bagi Tamu?
- 9Ridho Kresna Wattimena Resmi Dilantik Jadi Rektor UPN Yogyakarta
- 10DIY Belum Masuk Musim Hujan, Ini Penyebab Hujan dan Angin Kencang Belakangan Ini Menurut BMKG








