Tren Investasi Emas Gen Z Naik, Minimum Pembiayaan Kini Lebih Ringan

Akurat.co, Jogja - Saat ini kesadaran generasi muda terutama Gen Z di bidang finansial terus menunjukkan trend positif.
Tidak terbatas menabung dalam bentuk uang tunai, namun juga berinvestasi dalam bentuk emas.
Setidaknya 19 persen Gen Z saaf ini menunjukkan ketertarikannya dalam program pembiayaan emas perseorangan.
Tingginya minat tersebut, tidak lepas dari pendekatan teknologi yang dikeluarkan perbankan.
Mereka dapat berinvestasi emas melalui aplikasi mobile banking. "Saat ini sudah serba digital, cepat dan praktis," kata Kepala Satuan Kerja Bisnis Ritel dan Konsumen BCA Syariah, Bukit Mas Siahaan, Kamis (29/10/2026).
Baca Juga: Pemasaran dan Nilai Tambah Produk Perikanan Gunungkidul Masih jadi PR Besar
Merespon hal tersebut, BCA Syariah menurunkan minimum pembiayaan emas. Dari 10 gram menjadi 5 gram.
Dengan batas pengajuan yang lebih rendah, pilihan produk bisa jadi lebih beragam.
Ini dilakukan untuk memperkuat akses nasabah terhadap instrumen investasi berbasis emas.
Apalagi dalam sepuluh tahun terakhir, harga logam mulia atau emas di pasar global terus naik. Lebih dari 200 persen.
Hal ini membuktikan, emas sangat tangguh di tengah gempuran ketidakpastian kondisi ekonomi global.
Baca Juga: Atasi Krisis Energi, Warga Kota Jogja Gunakan Kompor Kayu untuk Memasak
Untuk itu, nasabah yang menjadi investor harus bijak dan tidak sekedar ikut tren. "Kita terus mengedukasi masyarakat agar tidak menempatkan seluruh dananya dalam satu instrumen tinggal," jelas Direktur BCA Syariah, Pranata.
Sebelum mengambil keputusan, nasabah tetap harus paham akan ketentuan pembayaran, akad, kewajiban pembayaran dan risiko perubahan harga emas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 15 Fakta Penting Demo Jogja Memanggil, Mahasiswa dan Suporter Gabung, Polisi Amankan Perusuh Mabuk dan Bawa Sajam
- 2DIY Belum Masuk Musim Hujan, Ini Penyebab Hujan dan Angin Kencang Belakangan Ini Menurut BMKG
- 3Ridho Kresna Wattimena Resmi Dilantik Jadi Rektor UPN Yogyakarta
- 4Demo Mahasiswa di Jogja Hari Ini: Soroti 2 Tahun Prabowo-Gibran dan Makan Bergizi Gratis
- 5Dukung 19 Juta Lapangan Kerja Pemerintah, UMY Kembangkan 33 Startup
- 6Kenapa Pengawasan DPR Lemah di Era Prabowo? Ini Kata Dosen UGM
- 7Ta'aruf Korpri Golek Garwo 2026, Ajang Ketemu Jodoh Para ASN
- 8DIY Hujan di Musim Kemarau, BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem
- 9DIY Hujan di Musim Kemarau, BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem
- 10Dukung 19 Juta Lapangan Kerja Pemerintah, UMY Kembangkan 33 Startup




