Akurat.co, Jogja - Dua pemancing diduga hilang di Tebing Grendan Jepitu Girisubo Gunungkidul, Sabtu (10/11/2026).
Informasi yang dihimpun, sekitar pukul 06.30 WIB, saksi menemukan peralatan mancing dan beberapa makanan serta minuman di spot mancing. Namun tidak ada orangnya.
"Laporan masuk pagi pukul 06.30 WIB. Saksi menemukan peralatan memancing serta bekal makanan di spot mancing tebing. Tapi pemiliknya tidak ada," kata Kepala SAR Yogyakarta, Rio Banupanitis, Minggu (11/01/2026).
Hal tersebut langsung dilaporkan ke SAR dan segera ditindaklanjuti ke lokasi. Tak lupa meneruskan temuan sejumlah pihak terkait. Seperti Polsek dan Basarnas.
Dari hasil penyelidikan, satu pemancing yang hilang atas nama Wasgito (29) warga Wedomartani Ngemplak Sleman. Sedangkan satu korban lainnya belum diketahui identitasnya.
Saksi yang melaporkan kepada tim SAR setempat adalah Bagas (22) warga Kutu Wates, Condongcatur, Depok, Sleman yang merupakan teman korban.
Mereka tiba di spot mancing pada Jumat (09/01/2026) pukul 16.00 WIB dengan mengendarai sepeda motor secara terpisah.
Ditengah-tengah memancing, cuaca buruk disertai hujan. Mereka sempat mendirikan tenda darurat dan menggunakan jas hujan.
"Disaat yang sama, datang seorang pemancing lain yang belum diketahui identitasnya. Orang tersebut ternyata rekan dari Wasgito. Namun tidak kenal dengan Bagas (saksi pelapor,red)," jelas Rio.
Pada pukul 18.30 wib saksi 1 basah kuyup dan kedinginan, sehingga berpamitan untuk pulang melalui pesan WA. Tapi hanya centang satu.
Keesokan harinya, Bagas mendapatkan informasi dari grup pemancing kalau ada orang yang diduga hilang di lokasi tempat dia mancing. Dengan ciri-ciri barang milik temannya.
Tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian di seputaran TKP. Tepatnya di tebing Grendan. Untuk SRU laut melakukan pencarian menggunakan 2 perahu jukung.
Satu dari pantai Sadeng kebarat menuju TKP radius 3 mil laut dan dari pantai Siung ke timur menuju TKP berjarak 1.5 mil laut.
"Untuk kendala pencarian hari 1 di lokasi hujan deras,angin yang cukup kencang an gelombang laut yang mengalami peningkatan," ungkapnya.