Disperindag Sleman Jamin Stabilitas Harga Pangan Lewat Aplikasi SIHARPA

Akurat.co, Jogja - Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) memastikan ketersediaan kebutuhan bahan pokok dalam kondisi aman dan terkendali.
Ini dilakukan sebagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas stok dan harga di pasaran. Ditengah tantangan dinamika pasokan nasional, faktor cuaca, serta fluktuasi harga global.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman Dwi Wulandari mengatakan, pemantauan terhadap ketersediaan barang dan perkembangan harga dilakukan secara intensif di delapan pasar rakyat se-Kabupaten Sleman.
Langkah ini bertujuan untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang wajar dan pasokan yang mencukupi.
Baca Juga: Sleman Siap Berangkatkan 2 Keluarga Transmigrasi Ke Poso, Dibekali Ini…
Melalui Sistem Informasi Harga Pangan (SIHARPA) sebagai sarana pemantauan harga secara real-time, Disperindag memantau perkembangan harga berbagai komoditas setiap hari di delapan pasar rakyat yang ada di Kabupaten Sleman.
“Kedelapan pasar rakyat tersebut yaitu Pasar Sleman, Pasar Prambanan, Pasar Godean, Pasar Tempel, Pasar Pakem, Pasar Kalasan, Pasar Depok, dan Pasar Cebongan,” katanya, Kamis (30/7/2026).
Sementara itu Kepala Bidang Usaha Disperindag Sleman, Isti Fajaroh menuturkan, proses pemantauan dilakukan setiap hari oleh petugas tim harga pangan dan dilaporkan dalam website resmi yang dikelola Disperindag Sleman.
“Pemantauan dilakukan oleh petugas tim harga pangan yang setiap hari melaporkan perkembangan harga. Masyarakat dapat mengakses informasinya melalui laman SIHARPA, sehingga masyarakat mengetahui informasi yang akurat dan terkini,” kata Isti.
Baca Juga: Disperindag Sleman Sidak Depot Air Isi Ulang, Ini Hasil Temuannya
Selain pemantauan harga Isti juga menjelaskan, Disperindag Sleman bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY secara berkala melaksanakan operasi pasar untuk sejumlah komoditas strategis seperti beras, minyak goreng dan gula pasir.
Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran.
Selanjutnya dalam aspek pengawasan, Disperindag bersinergi dengan Satgas Pangan Polres Sleman untuk memantau ketersediaan stok, mengawasi perkembangan harga, serta mencegah berbagai bentuk pelanggaran yang berpotensi mengganggu distribusi dan stabilitas pangan di Sleman.
“Untuk itu, kami menghimbau masyarakat agar berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan. Membeli barang dalam jumlah wajar dapat membantu menjaga stabilitas harga, sehingga seluruh lapisan masyarakat dapat mengakses bahan pokok tersebut,” ujar Isti.
Disperindag Sleman juga berkomitmen terus menjaga ketersediaan stok dan stabilitas harga bahan pokok bagi masyarakat Kabupaten Sleman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Hyundai STARGAZER Cartenz Resmi Meluncur, Ini Fitur Unggulannya untuk Liburan di Jogja
- 2DPRD DIY Minta Menkeu Batalkan Pemangkasan Dana Transfer Daerah
- 3392 Maba UP45 dapat Pembekalan Bela Negara
- 4DPRD DIY Berharap Menteri Keuangan Baru Pertimbangkan Pemangkasan Anggaran Daerah
- 5Sempat Diperkenalkan PSS, Kenapa Hanif Sjahbandi ke Arema?
- 6Pemkot Jogja Tertibkan 4 Reklame Besar Ilegal
- 7Jelang Derby, Kelompok Suporter PSIM dan PSS Sepakat Menjaga Keamanan
- 82 Atlet Tembak Asal Gunungkidul Perkuat Kontingen Indonesia di Asian Games ke-20
- 9Sempat Diperkenalkan PSS, Kenapa Hanif Sjahbandi ke Arema?
- 105 Fakta Penting Dugaan Pungli di Alkid Jogja yang Diungkap Pemilik Bolosego, Keraton hingga Polisi Buka Suara









