Hilang Saat Mencari Rumput di Hutan Pathuk Tritis, Kakek Ditemukan Meninggal Dunia

Akurat.co, Jogja - Setelah lima hari pencarian, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Gito Sahono Giman (68) warga Tritis, Ngandong, Girikerto, Turi, Sleman, Rabu (19/08/2026).
Sebelumnya, korban dilaporkan hilang di kawasan Hutan Pathuk Tritis saat mencari rumput, Jumat (14/8/2026).
Korban yang berprofesi sebagai petani tersebut ditemukan oleh Tim SAR Gabungan sekitar 240 meter dari lokasi kejadian perkara (LKP) dengan arah timur laut.
Koordinator Unit Siaga SAR Sleman, Dhedi Prasetya mengatakan, pencarian pada hari kelima dilakukan dengan memperluas area penyisiran dan membagi personel menjadi enam Search and Rescue Unit (SRU).
Baca Juga: Lansia Hilang Saat Cari Rumput di Hutan Pathuk Tritis Sleman
Masing-masing SRU melakukan penyisiran di area yang sudah ditentukan. Mulai dari titik duga, sekitar ladang dan rumah korban, hingga beberapa search area di kawasan hutan.
"Kami juga menggunakan dua drone untuk membantu pemantauan dari udara. Khususnya pada titik duga dan area pencarian yang telah ditentukan," katanya, Kamis (20/08/2026).
Salah satu titik yang menjadi perhatian Tim SAR Gabungan adalah lokasi dengan indikasi adanya banyak lalat yang berterbangan di sekitar area LKP. Titik tersebut kemudian menjadi salah satu sasaran pencarian SRU.
Setelah melakukan penyisiran di sejumlah sektor, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban pada koordinat -7°34'34.2", 110°24'43.2", atau sekitar 240 meter dari LKP ke arah timur laut.
Baca Juga: Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Korban Tenggelam di Sungai Oya
Dhedi mengatakan setelah korban ditemukan, Tim SAR Gabungan langsung melakukan proses evakuasi. "Selanjutnya, korban dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," jelasnya.
Operasi SAR H5 yang berlangsung di kawasan Hutan Pathuk Tritis, Ngandong, Girikerto, Turi, Sleman, tersebut melibatkan Tim SAR Gabungan. Kondisi cuaca selama pelaksanaan operasi dilaporkan cerah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Dikira Santri, Ini 5 Fakta Menarik Dosen FISIP UGM Media Wahyudi Askar
- 2Sarkem Fest 2026: Upaya Pemkot Jogja dan KAI Ubah Stigma Kawasan Pasar Kembang
- 3Jogja Makin Panas Menyengat! BMKG Ungkap Arti Grafik 'Warming Stripes' dan Pemicunya
- 4Lahan UPN Yogyakarta yang Kena Tol Tiba-tiba Bertambah, Rektor Buka Suara
- 5Profil Razzi Taruna, Mantan Manajer PSIM yang Kini jadi Direktur Olahraga Persik
- 6Yashinta: Ekonomi Kreatif DIY Terhambat Perda
- 7Waspada! Satu dari 5 Anak Indonesia Alami Obesitas, Dosen UMY Ungkap Penyebabnya
- 8Stok BBM Sleman Diklaim Aman 7 Kali Lipat, Pemkab Minta Warga Tak Panic Buying
- 9Sarkem Fest 2026: Upaya Pemkot Jogja dan KAI Ubah Stigma Kawasan Pasar Kembang
- 10Serunya Murid SD Tumbuh 2 Belajar Bikin Maket Rumah di UAJY









