Update Klasemen Moto3, Veda Ega Pratama Mantapkan Posisi Jelang GP Mandalika Indonesia

Akurat.co,Jogja-Setelah menyelesaikan seri Grand Prix Jerman, pembalap Moto3 Indonesia, Veda Ega Pratama mampu mempertahankan peringkat 10 besar dalam daftar klasemen.
Posisi 10 besar memotivasi pembalap kelahiran Gunungkidul, Yogyakarta tersebut menatap seri di Mandalika, Lombok, 9-11 Oktober mendatang.
Sebelum melakoni seri Mandalika, Ega masih harus berjuang di lima seri berikut.
Baca Juga: Dukung Veda Ega Pratama, Nobar Moto3 jadi Agenda Rutin Masyarakat Gunungkidul Saat Ini
Masing-masing adalah seri Hungaria, 7-9 Agustus.
Kemudian, Aragon, 28-30 Agustus; San Marino, 11-13 September; Austria,18-20 September; dan Jepang, 2-4 Oktober.
Menjelang seri emosional di hadapan publik, Veda Ega Pratama saat ini berada di posisi 8 klasemen sementara.
Klasemen sementara Moto3
Adapun klasemen lengkapnya adalah sebagai berikut:
1.Maximo Quiles (Spanyol)
2.Brian Uriate (Spanyol)
3.Alvaro Carpe (Spanyol)
4.Marco Morelli (Argentina)
5.David Almansa (Spanyol)
6.Veda Ega Pratama (Indonesia)
7.Hakim Denish (Malaysia)
8.Valentin Perrone (Argentina)
9.Matteo Bertele (Italia)
10.David Munoz (Spanyol)
Saat ini, Veda Ega Pratama, bersama pembalap Moto2 Indonesia, Mario Suryo Aji tengah menjalani Home Coming Tour Pertamina Grand Prix Indonesia 2026.
Baca Juga: Update Klasemen Moto3, Pembalap Gunungkidul Veda Ega di Posisi 6
Mereka menyapa Jakarta, Bali, Jogja, dan kemudian menjalani sesi latihan di Sirkuit Mandalika. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Sarkem Fest 2026: Upaya Pemkot Jogja dan KAI Ubah Stigma Kawasan Pasar Kembang
- 2Dikira Santri, Ini 5 Fakta Menarik Dosen FISIP UGM Media Wahyudi Askar
- 3Jogja Makin Panas Menyengat! BMKG Ungkap Arti Grafik 'Warming Stripes' dan Pemicunya
- 4Lahan UPN Yogyakarta yang Kena Tol Tiba-tiba Bertambah, Rektor Buka Suara
- 5Profil Razzi Taruna, Mantan Manajer PSIM yang Kini jadi Direktur Olahraga Persik
- 6Yashinta: Ekonomi Kreatif DIY Terhambat Perda
- 7Waspada! Satu dari 5 Anak Indonesia Alami Obesitas, Dosen UMY Ungkap Penyebabnya
- 8Stok BBM Sleman Diklaim Aman 7 Kali Lipat, Pemkab Minta Warga Tak Panic Buying
- 9Sarkem Fest 2026: Upaya Pemkot Jogja dan KAI Ubah Stigma Kawasan Pasar Kembang
- 10Serunya Murid SD Tumbuh 2 Belajar Bikin Maket Rumah di UAJY








