Pemkab Sleman Anggarkan Rp 3 M untuk Program Beasiswa Pendidikan Dasar

Akurat.co, Jogja - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sleman menggelontorkan dana kurang lebih Rp 3,023 miliar untuk program beasiswa pendidikan dasar.
Dana ini dianggarkan tahun ini 2025 yang diperkirakan menyasar 4.000 peserta didik jenjang SD dan SMP.
Kenapa disebut diperkirakan, apakah tidak bisa dipastikan. Menurut Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMP Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman Ponidi, karena nanti akan ada tahap penjaringan data dan seterusnya.
"Tentu akan ada prose penjaringan data. Hanya yang memenuhi syarat yang akan mendapatkan program beasiswa ini," katanya, Selasa (21/10/2025).
Ada tiga kriteria yang menjadi sasaran penerima bantuan pendidikan beasiswa Dikdas. Pertama, adalah siswa penduduk Kabupaten Sleman yang terdaftar dalam Surat Keputusan Bupati Sleman Tentang Keluarga Miskin dan Keluarga Rentan Miskin Semester I pada tahun berjalan.
Kedua, terdaftar aktif pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik) bagi siswa jenjang PAUD, SD, SMP dan Pendidikan non formal.
Ketiga, terdaftar aktif pada Emis bagi siswa MI dan MTS.
Untuk jenjang SD/MI/Kejar Paket A akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 450 ribu per peserta didik per tahun.
Kecuali siswa kelas I SD/MI menerima sebesar Rp 225 ribu per peserta didik per tahun.
Untuk peserta didik kelas 8 dan 9 atau jenjang SMP akan mendapatkan bantuan pendidikan sebesar Rp 750 ribu per tahun.
Baca Juga: Penerima Program Beasiswa Sleman Pintar Plus-plus Dihimbau Tunjukkan Komitmen
Sedangkan untuk kelas 7 hanya akan mendapatkan setengahnya atau Rp 375 ribu. Mengapa demikian, karena berdasarkan data yang sudah diperoleh dari tingkat SD, kalau yang berasal dari kelas 6, di kelas 6-nya juga sudah mendapat beasiswa pendidikan dasar khususnya ini adalah jenjang untuk SD.
"Jadi, semua nyambung. Semua diharapkan dapat dan tidak ada yang double," tegas Ponidi.
Bantuan Biaya Pendidikan Beasiswa Dikdas hanya digunakan untuk tujuan yang berhubungan dengan kegiatan pendidikan bagi peserta didik.
Hal yang dimaksud tersebut, seperti pembelian pakaian seragam sekolah, buku dan alat tulis, tas dan sepatu, perlengkapan olahraga dan/atau kebutuhan Pendidikan personal lainnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Oase Malioboro Siap Sambut Wisatawan di Libur Akhir Tahun
- 2DIY Siapkan 203 Event Sepanjang 2027
- 3Dosen UMY Ungkap Penyebab Boikot RANS Carnival Yogyakarta
- 4Bongkahan Es Sebesar Kelapa Timpa Rumah Warga di Bantul, Ini Faktanya...
- 5Daftar Lengkap Pemain PSIM untuk League Cup, 3 Asing dan 6 EPA
- 6Mahasiswa UAJY Ciptakan Masker Biomaterial Pencegah Debu Silika Industri
- 7Hujan Es Gegerkan Bantul, BMKG Jogja Ungkap Penyebabnya
- 8Fenomena Warga Miskin RI, Beli Rokok Lebih Utama ketimbang Makanan Bergizi
- 9Datangi DPRD DIY, Aktivis Turunkan Foto Wapres
- 10Jadwal I League Cup Hari Ini: PSS Jamu PSGC Ciamis









