Jogja

89 Lansia Kota Yogyakarta Jalani Wisuda, Tetap Produktif dan Bahagia di Usia Senja

M. Mubin Wibawa | 16 Desember 2025, 08:05 WIB
89 Lansia Kota Yogyakarta Jalani Wisuda, Tetap Produktif dan Bahagia di Usia Senja

Akurat.co,Jogja-Sebanyak 89 lansia di Kota Yogyakarta menjalani wisuda program Sekolah Lanjut Usia (lansia)

Sejumlah 89 lansia ini meliputi 50 lansia dari Sekolah Lansia Standar 1 Sembada Padi dari Kelurahan Suryodiningratan dan 39 lansia dari Sekolah Lansia Standar 2 Gemati Kelurahan Gedongkiwo.

Program sekolah lansia digagas Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB).

Kepala DP3AP2KB Kota Yogyakarta, Retnaningtyas menjelaskan pembelajaran dalam Sekolah Lansia mencakup berbagai aspek.

Baca Juga: Keren! 474 Lansia di Sleman Berhasil Wisuda S1 dan S2

Meliputi 7 dimensi lansia Tangguh, yaitu spiritual, fisik, emosional, intelektual, sosial, profesional vokasional, dan lingkungan.

Sekolah Lansia Sembada Padi dan Gemati telah melaksanakan pembelajaran sebanyak 12 kali pertemuan. Adapun peserta tertua atau paling senior dalam wisuda Sekolah Lansia tersebut adalah 86 tahun.

“Sekolah Lansia ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dalam mewujudkan lansia tangguh.

Harapannya dengan Sekolah Lansia dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan kesehatan, keagamaan dan sosial budaya.

Selain itu meningkatkan kesejahteraan emosional, kemandirian dan rasa percaya diri,” terang Retnaningtyas.

Salah satu lansia yang mengikuti wisuda Sekolah Lansia adalah Siti Rodjinah warga Kumendaman, Suryodiningratan. Dia menjadi peserta paling senior dalam wisuda Sekolah Lansia.

Siti mengaku dari Sekolah Lansia mendapat pengetahuan antara lain terkait kesehatan misalnya jika tersedak dan menolong maupun merawat diri sendiri.

"Saya merasa bahagia. Terus kumpul sama sesama lansia. Saya juga memang sehat ya karena hobi saya memang jalan-jalan, jadinya merasa sehat saya.

Yang penting banyak berdoa, pasrah diri, jangan gampang emosi,” terang Siti.

89 Lansia Kota Yogyakarta Jalani Wisuda, Tetap Produktif dan Bahagia di Usia Senja

Akurat.co,Jogja-Sebanyak 89 lansia di Kota Yogyakarta menjalani wisuda program Sekolah Lanjut Usia (lansia)

Sejumlah 89 lansia ini meliputi 50 lansia dari Sekolah Lansia Standar 1 Sembada Padi dari Kelurahan Suryodiningratan dan 39 lansia dari Sekolah Lansia Standar 2 Gemati Kelurahan Gedongkiwo.

Program sekolah lansia digagas Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB).

Kepala DP3AP2KB Kota Yogyakarta, Retnaningtyas menjelaskan pembelajaran dalam Sekolah Lansia mencakup berbagai aspek.

Meliputi 7 dimensi lansia Tangguh, yaitu spiritual, fisik, emosional, intelektual, sosial, profesional vokasional, dan lingkungan.

Sekolah Lansia Sembada Padi dan Gemati telah melaksanakan pembelajaran sebanyak 12 kali pertemuan. Adapun peserta tertua atau paling senior dalam wisuda Sekolah Lansia tersebut adalah 86 tahun.

Baca Juga: Sekolah Lansia Yogyakarta, Upaya Memberi Kebahagiaan dan Harapan Hidup di Usia Lanjut

“Sekolah Lansia ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dalam mewujudkan lansia tangguh.

Harapannya dengan Sekolah Lansia dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan kesehatan, keagamaan dan sosial budaya.

Selain itu meningkatkan kesejahteraan emosional, kemandirian dan rasa percaya diri,” terang Retnaningtyas.

Salah satu lansia yang mengikuti wisuda Sekolah Lansia adalah Siti Rodjinah warga Kumendaman, Suryodiningratan. Dia menjadi peserta paling senior dalam wisuda Sekolah Lansia.

Siti mengaku dari Sekolah Lansia mendapat pengetahuan antara lain terkait kesehatan misalnya jika tersedak dan menolong maupun merawat diri sendiri.

"Saya merasa bahagia. Terus kumpul sama sesama lansia. Saya juga memang sehat ya karena hobi saya memang jalan-jalan, jadinya merasa sehat saya.

Yang penting banyak berdoa, pasrah diri, jangan gampang emosi,” terang Siti.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.