Akurat.co, Jogja - Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman mulai melakukan pemeliharaan di sejumlah jalan rusak.
Pemkab melalui DPUPKP Sleman melakukan pemeliharaan di sejumlah ruas jalan yang terlihat berlubang.
Seperti yang terpantau di daerah Kalimati Tirtomartani Kalasan Sleman, Selasa (24/02/2026). Sejumlah petugas terpantau menambal sejumlah jalan yang berlubang.
Tahun ini, DPUPKP memiliki anggaran Rp 106 miliar untuk infrastruktur. "Artinya tidak hanya untuk jalan saja. Melainkan penggantian dan pemeliharaan jembatan," kata Kepala Bidang Bina Marga DPUPKP Sleman Fauzan Ma’aruf.
Terkait penanganan jalan rusak, tahun ini akan menyasar 378 kilometer yang tersebar di 17 kapanewon.
Dikarenakan keterbatasan anggaran, makanya fokusnya masih berupa pemeliharaan rutin. Seperti tambah sulam untuk mengurangi risiko kecelakaan.
Sedangkan rehabilitasi jalan yang biasanya berupa pengaspalan ulang hanya 15,65 kilometer. Dan peningkatan jalan yang diikuti pelebaran perkerasan aspal hanya 10,9 kilometer.
Dari 378 kilometer jalan yang ditargetkan dilakukan pemeliharaan, sampai saat ini baru tereksekusi sepanjang 48 kilometer.
Fauzan mencontohkan untuk penambalan jalan ada di Jalan Raya Berbah Utara. Peningkatan tahun ini diprioritaskan untuk Jalan Serut hingga Krikilan.
DPUPKP rutin melakukan penambahan jalan. Ada juga yang dilakukan secara swakelola. Setiap wilayah, yakni Sleman barat, timur dan tengah memiliki tim tersendiri.