Akurat.co, Jogja - Kantor Kementerian Haji dan Umrah Sleman mencatat, tiga calon jamaah haji (calhaj) dipastikan batal berangkat tahun ini.
Dua calhaj karena sakit dan satu calhaj karena meninggal dunia. Untuk calhaj yang sakit ataupun pengganti yang meninggal dunia, direncanakan akan diberangkatkan tahun depan. Dan ketiganya sudah melunasi biaya haji.
Untuk pengganti calhaj yang meninggal dunia, kenapa tidak bisa langsung berangkat tahun ini, karena alasan waktu.
"Lebih ke waktu untuk persiapan calon jamaah baru yang mepet. Karena memang calhaj yang meninggal dunia baru beberapa waktu yang lalu," kata Kepala Seksi Bina dan Pengendalian Kementerian Haji dan Umrah Sleman Siti Bahronah, Minggu (22/02/2026).
Baca Juga: Mengintip Kesiapan DIY jadi Percontohan Nasional Embarkasi Haji Fasilitas Hotel
Kuota haji 2026 dari Kabupaten Sleman sendiri ada 1.428 calhaj. Jumlah tersebut belum termasuk mutasi sebanyak 89 calhaj.
Mutasi adalah jemaah yang tidak dari Sleman, tetapi ingin berangkat dari Sleman. Baik itu berbeda kabupaten maupun provinsi.
Untuk persiapan, keperluan calhaj sudah siap semuanya. Baik dokumen maupun manasik. Baik dari kabupaten maupun kapanewon. Dan sekarang sudah masuk masa tenang.
Sebelumnya, calhaj sudah mengikuti taaruf di Masjid Agung Sleman. Dalam taaruf juga dijelaskan, mengenai embarkasi haji yang tidak lagi di Donohudan Boyolali Jawa Tengah. Melainkan sudah lewat Yogyakarta International Airport (YIA) Kulon Progo.
Baca Juga: 5 Fakta Menarik Embarkasi Haji Yogyakarta, Pakai Fasilitas Hotel Mewah, Biaya Lebih Murah
Sementara itu, Bupati Sleman Harda Kiswaya saat taaruf beberapa waktu lalu berpesan kepada seluruh calon jamaah haji untuk untuk mengikuti seluruh rangkaian manasik dengan kesungguhan hati.
"Pastikan mematuhi arahan para pembimbing, menjaga kesehatan mulai sekarang hingga keberangkatan nanti," pesannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Inovasi Smart Claypot UPNVY, Simpan Cabai 15 Hari Tanpa Listrik
- 2Pembukaan FKY 2026, Hadirkan Kolaborasi Apik Sultan dan Kunto Aji
- 3JJLS Kelok 23 Mulai Diuji Coba, DPRD DIY Soroti Hal Ini
- 4544 Atlet ASN Siap Berlaga dalam PORPRIDA DIY 2026
- 5Pelantikan Pengurus Peradi 3 Kabupaten/Kota, Dorong Sinergi Penegakan Hukum Berkeadilan
- 6Keren, Jam Belajar Masyarakat Kota Jogja Dimulai dari Tingkat RW
- 7Warga Sengir Sleman Terima Serat Kekancingan dari Keraton
- 8Pantai Gumuk Pasir jadi Saksi Pembaretan Pasukan Perdamaian PBB di Afrika Tengah
- 9Kelok 23 Baru Difungsikan untuk Kendaraan Roda 2 dan 4 Saja, Kapan Kendaraan Berat?
- 10Inovasi Smart Claypot UPNVY, Simpan Cabai 15 Hari Tanpa Listrik










