Pemkot Jogja Lakukan Safari Tarawih Ramadhan, Ingatkan Program Sampah Mas Jos

Akurat.co,Jogja-Pemkot Jogja melakukan agenda safari tarawih Ramadhan 1447 H.
Dalam kesempatan ini, selain sebagai sarana silaturahmi, pemkot juga menyampaikan program prioritas.
Pada safari tarawih Kamis (19/2/2026) dilangsungkan di Masjid Al Amna Bausasran, Danurejan.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.
Baca Juga: Berburu Takjil di Pasar Ramadhan Masjid Ngadinegaran, Banyak Jajanan Hits Kreasi Anak Muda
Dalam kesempatan ini, Hasto menegaskan Ramadhan harus dimaknai lebih dari sekadar ibadah ritual, tetapi juga diisi dengan kegiatan yang memberi dampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat.
“Ramadan adalah bulan yang penuh berkah. Jangan hanya dimaknai sebagai rutinitas ibadah, tetapi juga momentum untuk memperbaiki diri dan lingkungan sekitar kita," katanya.
Hasto menyebut salah satu ibadah menjaga lingkungan adalah melalui gerakan Masyarakat Jogja Olah Sampah atau Mas Jos.
Ia menjelaskan, persoalan sampah masih menjadi tantangan serius di Kota Yogyakarta.
Karena itu, partisipasi aktif masyarakat dalam memilah dan mengolah sampah dari rumah tangga menjadi sangat penting.
“Kalau setiap rumah tangga disiplin mengelola sampahnya, maka beban kota akan jauh berkurang," terangnya.
Pada kesempatan tersebut, Pemkot Jogja menyalurkan bantuan untuk mendukung operasional dan pengembangan masjid.
Bantuan yang diberikan meliputi Rp10 juta dari APBD Kota Yogyakarta, Rp2 juta dari Baznas Kota Yogyakarta, Rp2 juta dari Bank Jogja, Rp1 juta dari PT Jogjatama Vishesha, serta sejumlah buku bacaan dari Perpustakaan Kota Yogyakarta.
Baca Juga: Menengok Tradisi Padusan di Pantai Sundak, Ritual Penyucian Lahir dan Batin Sambut Bulan Ramadhan
Ketua Takmir Masjid Al Amna, Sigit, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kota Yogyakarta.
Ia menjelaskan proses renovasi masjid telah dimulai sejak tahun 2021 dengan mengandalkan dana swadaya jamaah serta sejumlah bantuan dari berbagai pihak.
“Renovasi Masjid Al Amna ini kami mulai sejak 2021 dengan dana swadaya dari jamaah dan beberapa bantuan. Prosesnya bertahap karena menyesuaikan kemampuan.
Bantuan dari Pemerintah Kota hari ini tentu sangat berarti bagi kami untuk membantu penyelesaian pembangunan,” ujar Sigit.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









