Putus sejak 2017, Jembatan yang Hubungkan 2 Kelurahan di Bantul Kembali Dibangun

Akurat.co,Jogja-Mengalami putus akibat terjangan badai cempaka pada 2017, jembatan yang menghubungkan dua kelurahan di Bantul kembali dibangun.
Jembatan yang menghubungkan Kelurahan Trirenggo dengan Kelurahan Sabdodadi tersebut membentang sepanjang 30 meter.
Dukuh Trirenggo, Sutriana menyampaikan rasa bahagianya atas dibangunnya jembatan yang sebelumnya sempat terputus sejak tahun 2017 akibat badai cempaka.
Baca Juga: Kontingen Bantul Bidik Juara Umum Popda DIY 2026
Menurutnya, jembatan tersebut akan sangat berdampak untuk mobilitas dan perekonomian masyarakat.
"Ini pasti bermanfaat sekali karena jembatan ini memang akses utama masyarakat dalam memenuhi taraf hidup keluarganya," kata Sutriana.
Jembatan tersebut kembali dibangun dan menjadi program pembangunan 200 Jembatan Garuda di seluruh Indonesia yang digagas oleh Presiden RI melalui Kementerian Pertahanan bersama TNI Angkatan Darat.
Peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Garuda yang ada di Dusun Manding, Kalurahan Trirenggo, Bantul dilaksanakan pada Selasa (31/3/2026).
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, menilai pembangunan Jembatan Garuda sangat berarti bagi masyarakat Kabupaten Bantul untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah khususnya di Kabupaten Bantul yang dilintasi beragam sungai di DIY.
Menurutnya, pembangunan jembatan Garuda ini sangat berarti bagi daerah Kabupaten Bantul Karena Bantul memiliki banyak sungai dan menjadi hilirnya hampir seluruh sungai yang ada di daerah istimewa Yogyakarta.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Kuliner Enak di Bantul versi Warlok
Mulai dari Sungai Oyo sampai Sungai Progo di tengah-tengahnya itu ada Sungai Code, Sungai Winongo, Gajah Wong, Sungai Mbedog dan lain sebagainya.
Halim menandaskan, kebutuhan jembatan di Kabupaten Bantul tentu sangat besar, menjadi hilirnya hampir seluruh sungai yang melintasi Daerah Istimewa Yogyakarta.
"Karenanya dengan pembangunan Jembatan Garuda yang dibangun oleh TNI ini sangatlah penting, sangatlah berarti bagi warga Bantul," tutur Bupati.
Komandan Korem 072 Pamungkas, Brigjen TNI Bambang Surjarwo, berharap Jembatan Garuda di Dusun Manding ini akan memberikan kemudahan akses baik dari segi pendidikan, perputaran ekonomi maupun transportasi bagi masyarakat sekitar.
"Mudah-mudahan dengan dibangunnya jembatan ini akan memberikan kemudahan akses baik untuk pendidikan, perputaran ekonomi maupun transportasi sehingga perekonomian masyarakat dapat berkembang," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pemda DIY Gelar Lomba Desa/Kampung Wisata 2026, Berikut Daftar Pemenangnya
- 2PB Djarum Juara Umum Piala Raja Hamengku Buwono X 2026, Borong 21 Medali
- 3PLN Yogya Edukasi 175 Siswa SDN di Bantul tentang Hemat Listrik
- 4Jadi Anggota DPRD DIY Termuda, Cintya Amanda Resmi Dilantik Lewat Mekanisme PAW
- 5Kontingen Bantul Raih Juara Umum PORPRISA DIY 2026
- 6Anggaran Rp4 M Lebih, Pemkab Bantul Gratiskan Seragam Sekolah SD hingga SMP
- 7Fakta Terbaru Dugaan Pungli Bolosego di Alkid Jogja, Anggota Polisi Kena Sanksi
- 8Meninggal di Usia 67 Tahun, Ini Kisah Hidup Den Baguse Ngarso
- 9Anggaran Rp4 M Lebih, Pemkab Bantul Gratiskan Seragam Sekolah SD hingga SMP
- 10Panpel PSIM Perbaiki Saluran Air Kamar Mandi Stadion Sultan Agung









