Hujan Disertai Angin Kencang, Sebabkan Talud Longsor dan Bangun di Sleman Rusak

Akurat.co, Jogja - Hujan sedang disertai angin kencang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sleman, Selasa (14/04/2026) mengakibatkan longsor dan kerusakan bangunan di sejumlah titik.
Selain longsor, juga terpantau ada talud jalan yang ambrol. Termasuk kanopi di lembaga pendidikan roboh.
Berdasarkan data dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman, hingga Rabu (15/04/2026) pukul 10.00 WIB, bencana terpantau di lima kapanewon.
"Tiga titik di Kapanewon Pakem, dua titik di Kapanewon Ngemplak dan Cangkringan, Tempel dan Turi masing-masing ada satu titik," kata Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Sleman Haris Martapa.
Baca Juga: BPBD Kota Yogyakarta, Imbau Warga Waspada Pohon Tumbang
Di Kapanewon Pakem, terpantau ada talud longsor dan mengakibatkan akses Jalan Pakisaji - Watu Gendong Candibinangun. Di Randu Hargobinangun, talud jalan sedalam 2 meter dengan panjang 2,5 meter juga ambrol dan membahayakan pengguna jalan.
Hujan lebat disertai angin, mengakibatkan kanopi berukuran 16 x 2 meter di TK ABA Blembem lor Harjobinangun Pakem roboh.
Di Cangkringan, ada talud jalan sepanjang 15 meter dengan tinggi 2,5 meter longsor dan sempat menutup akses menuju Desa wisata Pentingsari Umbulharjo Cangkringan.
Sedangkan di Kapanewon Tempel ada dua tonggak pohon setinggi 4 dan 5 meter yang rawan roboh, lantaran talud di dekatnya retak.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem Landa Kota Jogja, BPBD Minta Masyarakat Waspada
"Jika taludnya terus tergerus aliran Sungai Pelem, kedua tonggak pohon tersebut rawan roboh," jelasnya.
Di Tunggul Arum RT 01 RW 01 Wonokerto Turi Sleman, pondasi dan pagar batako kandang kelompok Ngudi makmur.
BPBD Sleman kembali menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaannya terhadap bencana. Apalagi saat ini sedang berada di musim pancaroba.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Hyundai STARGAZER Cartenz Resmi Meluncur, Ini Fitur Unggulannya untuk Liburan di Jogja
- 2DPRD DIY Minta Menkeu Batalkan Pemangkasan Dana Transfer Daerah
- 3392 Maba UP45 dapat Pembekalan Bela Negara
- 4DPRD DIY Berharap Menteri Keuangan Baru Pertimbangkan Pemangkasan Anggaran Daerah
- 5Sempat Diperkenalkan PSS, Kenapa Hanif Sjahbandi ke Arema?
- 6Pemkot Jogja Tertibkan 4 Reklame Besar Ilegal
- 7Jelang Derby, Kelompok Suporter PSIM dan PSS Sepakat Menjaga Keamanan
- 82 Atlet Tembak Asal Gunungkidul Perkuat Kontingen Indonesia di Asian Games ke-20
- 9Sempat Diperkenalkan PSS, Kenapa Hanif Sjahbandi ke Arema?
- 105 Fakta Penting Dugaan Pungli di Alkid Jogja yang Diungkap Pemilik Bolosego, Keraton hingga Polisi Buka Suara









