18 Anak Anak Korban Daycare Little Aresha Dinyatakan Kurang Gizi

Akurat.co,Jogja-Pemkot Jogja memberikan pendampingan kesehatan bagi anak-anak korban daycare Little Aresha.
Skrinning tumbuh kembang anak korban daycare pun dilakukan Pemkot.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya pemantauan awal dan mengantisipasi kesehatan dan gizi anak-anak.
Baca Juga: Pemkot Jogja Libatkan 94 Psikolog Dampingi Korban dan Keluarga Kasus Little Aresha
Skrinning dilakukan Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta bersama puskesmas, UPT Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Yogyakarta, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Yogyakarta.
"Skrining untuk mengidentifikasi kondisi kesehatan anak sejak dini sehingga dapat dilakukan tindak lanjut yang tepat sesuai kebutuhan masing-masing anak," kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Aan Iswanti.
Dari hasil skrinning, Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta mencatat dari 149 anak, hasilnya ditemukan 18 anak mengalami masalah gizi pada tahapan berat badan kurang dan gizi kurang.
Sedangkan 153 anak menjalani skrining perkembangan dengan hasil 12 anak mengalami penyimpangan perkembangan, 19 anak dalam kategori meragukan dan 122 anak dalam kondisi perkembangan normal.
Aan menyebut untuk kategori meragukan itu artinya memerlukan pemeriksaan lebih lanjut guna penegakan diagnosa di fasilitas pelayanan kesehatan.
Aan menjelaskan untuk penyimpangan perkembangan anak ada beberapa misalnya speech delay atau keterlambatan bicara, gejala ke arah autis dan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) atau gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas.
Sementara itu Ketua Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kota Yogyakarta, Sylvi Dewajani menegaskan KPAID Kota Yogyakarta bersama Pemkot Yogyakarta dan para pihak terkait terus mendampingi korban dan berupaya membenahi sistem daycare agar kasus serupa tidak terulang.
Baca Juga: 50 Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Meminta Bantuan Hukum, Pemkot Beri Pendampingan Gratis
Mulai dari pendampingan kesehatan psikologi sampai hukum.
Termasuk memfasilitasi pemindahan anak-anak korban Little Aresha ke daycare lain dengan biaya ditanggung Pemkot Yogyakarta selama 2 bulan sampai Juni.
Selain itu melakukan monitoring dan evaluasi daycare-daycare yang ada.
“Kita juga melakukan penyiapan pembenahan regulasi," katanya dikutip dari laman resmi Pemkot Jogja.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Sarkem Fest 2026: Upaya Pemkot Jogja dan KAI Ubah Stigma Kawasan Pasar Kembang
- 2Hujan Guyur Jogja, GP Ansor Bantul Tetap Salurkan Bantuan Air Bersih
- 3DIY Belum Masuk Musim Hujan, Ini Penyebab Hujan dan Angin Kencang Belakangan Ini Menurut BMKG
- 4Apa Itu Beras Fortifikasi? Dosen UMY Jelaskan Pengertian dan Dampaknya jika Tak Sesuai Kandungan
- 570 Ribu Warga DIY Mengangur, DPRD Dorong Anggaran Pro-Rakyat
- 6Daftar Klasemen Terbaru Moto3 2026, Setelah Pole Position di Australia Posisi Veda Naik?
- 75 Fakta Terbaru Veda Ega Pratama di Moto3, Pole Position di Australia, Next Sepang?
- 8Saat Kisah Timun Mas dan Nyi Roro Kidul diangkat Format Digital
- 9Ridho Kresna Wattimena Resmi Dilantik Jadi Rektor UPN Yogyakarta
- 10DIY Belum Masuk Musim Hujan, Ini Penyebab Hujan dan Angin Kencang Belakangan Ini Menurut BMKG









