Padukuhan Sangurejo Turi Sleman, Menuju Program Iklim Lestari 2026

Akurat.co, Jogja - Padukuhan Sangurejo, Kalurahan Wonokerto, Kapanewon Turi, mewakili Kabupaten Sleman dalam penilaian Program Kampung Iklim (ProKlim) Lestari tahun 2026. Verifikasi dilakukan langsung oleh Kementerian Lingkungan Hidup RI. Proses ini dilakukan
Bersama 32 nominasi Proklim Lestari 2026, Sangurejo berpeluang menjadi daerah pertama di DIY yang meraih predikat ProKlim Lestari. Sebelumnya di tahun 2024, Sangurejo telah meraih Tropi ProKlim Utama tingkat nasional.
Pembina ProKlim Sangurejo Agus Kurniawan mengatakan, Sangurejo telah memiliki 12 lokasi mitra binaan. Jumlah tersebut sudah diatas batas nominasi ProKlim Lestari, dengan minimal 10 lokasi mitra binaan.
"Perjalanan menuju kategori tertinggi tidak semata mempertahankan program lingkungan di satu wilayah saja. Salah satu modal utama yang kini dibawa dalam proses verifikasi adalah kemampuan Sangurejo membangun jejaring dan menularkan praktik baik ke wilayah lain," jelasnya, Minggu (23/08/2026).
Baca Juga: Miliki Ekosistem Perfilman yang Lengkap, Sleman Lolos Seleksi Nasional Menuju Kota Kreatif UNESCO
Selama masyarakat Sangurejo secara konsisten dan bergotong-royong telah mengembangkan berbagai aksi nyata dalam menghadapi perubahan iklim.
Sejak tahun 2022, Padukuhan Sangurejo telah meraih tidak kurang dari 20 penghargaan di tingkat provinsi maupun nasional. Bahkan, pada tahun 2025, padukuhan ini dipercaya menjadi lokasi pembelajaran aksi iklim berskala internasional bagi Asean Youth Academy, ECOSOC PBB, hingga Universiti Putra Malaysia.
Padukuhan Sangurejo membuktikan, kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan masyarakat, penguatan ekonomi, pelestarian budaya, pendidikan, hingga pengembangan pariwisata berbasis masyarakat.
Tim verifikator ProKlim dari Kementerian Lingkungan Hidup RI mengapresiasi rekam jejak Padukuhan Sangurejo yang tidak hanya berfokus pada pengembangan aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di wilayahnya sendiri, tetapi juga aktif melakukan pembinaan di wilayah lain.
Baca Juga: Inovasi Pertanian Sawah Terpal Gunungkidul, Bantu Petani Atasi Iklim dan Minim Lahan
Tercatat, Sangurejo telah membina 12 lokasi ProKlim di sekitarnya. Dua diantaranya, yakni Padukuhan Kuwang dan Padukuhan Gondangan, telah berhasil meraih tropi ProKlim Utama.
Esensi dari ProKlim kategori Lestari terletak pada fungsi pembinaan (replikasi) dan perubahan perilaku (behavioral change) di tingkat tapak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Dikira Santri, Ini 5 Fakta Menarik Dosen FISIP UGM Media Wahyudi Askar
- 2Sarkem Fest 2026: Upaya Pemkot Jogja dan KAI Ubah Stigma Kawasan Pasar Kembang
- 3Jogja Makin Panas Menyengat! BMKG Ungkap Arti Grafik 'Warming Stripes' dan Pemicunya
- 4Lahan UPN Yogyakarta yang Kena Tol Tiba-tiba Bertambah, Rektor Buka Suara
- 5Profil Razzi Taruna, Mantan Manajer PSIM yang Kini jadi Direktur Olahraga Persik
- 6Yashinta: Ekonomi Kreatif DIY Terhambat Perda
- 7Waspada! Satu dari 5 Anak Indonesia Alami Obesitas, Dosen UMY Ungkap Penyebabnya
- 8Stok BBM Sleman Diklaim Aman 7 Kali Lipat, Pemkab Minta Warga Tak Panic Buying
- 9Sarkem Fest 2026: Upaya Pemkot Jogja dan KAI Ubah Stigma Kawasan Pasar Kembang
- 10Serunya Murid SD Tumbuh 2 Belajar Bikin Maket Rumah di UAJY









