Jogja

Pasca Gempa Cilacap, 20 Perjalanan Kereta yang Melintas di Daops 6 Yogyakarta Berhenti Luar Biasa

Atiek Widyastuti | 4 September 2026, 17:04 WIB
Pasca Gempa Cilacap, 20 Perjalanan Kereta yang Melintas di Daops 6 Yogyakarta Berhenti Luar Biasa
Ilustrasi masinis kereta api. - OpenAi

Akurat.co, Jogja - KAI Daop 6 Yogyakarta memastikan semua perjalanan KA dalam keadaan selamat dan aman pasca terjadi gempa yang juga dirasakan di wilayah KAI Daop 6 Yogyakarta, Jum’at (04/09/2026) pukul 12.05 WIB.

Untuk keselamatan, seluruh perjalanan kereta api di wilayah Daop 6 Yogyakarta sempat berhenti luar biasa (BLB) sementara. Ini dilakukan untuk pemeriksaan kondisi prasarana dan sarana pasca gempa.

Tim lapangan KAI Daop 6 langsung melakukan pemeriksaan prasarana dan sarana secara menyeluruh meliputi jembatan, jalur rel dan prasarana pendukung lainnya serta kondisi rangkaian KA.

Setelah hasil pemeriksaan oleh tim lapangan menyatakan semua lintas dan jalur KA aman, seluruh kereta api telah melanjutkan perjalanannya kembali.

Baca Juga: Gempa Cilacap, Getarannya Hingga Jogja

“Pemeriksaan prasarana dan sarana pasca gempa merupakan prosedur yang wajib dilakukan oleh KAI untuk memastikan aspek keselamatan tetap terjaga. Pada pukul 12.34 WIB, seluruh lintas dinyatakan aman dan seluruh KA yang BLB dapat melanjutkan perjalanannya,” ujar Feni Novida Saragih selaku Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta dalam keterangan tertulisnya, Jum’at (04/09/2026).

Berikut KA yang BLB untuk prosedur pemeriksaan prasarana dan sarana pasca gempa di Daop 6:

1. PLB 170B Malioboro Ekspress Purwokerto-Malang (23 menit)

2. KA 704 Commuter Yogyakarta-Palur (34 menit)

3. KA Sancaka Yogyakarta-Surabaya Gubeng (30 menit)

4. KA 2602 Mawalo Tanker Rewulu-Madiun (33 menit)

5. KA 154 Ranggajati Cirebon-Surabaya Gubeng (28 menit)

6. KA 724 Commuter Yogyakarta-Palur (32 menit)

7. Plb 74B Fajar Utama Pasar Senen-Solo Balapan (27 menit)

8. KA 540 Bandara Yogyakarta Internasional Airport-Yogyakarta (12 menit)

9. KA 2704 Bramnambo Service Kampung Bandan-Solo Balapan (17 menit)

10. Plb 578A Bias Adi Soemarmo-Madiun (30 menit)

11. Plb 573B Bias Caruban-Adi Soemarmo (15 menit)

12. KA 5 Argo Semeru Surabaya Gubeng-Gambir (32 menit)

13. KA 235F Sancaka Utara Solo Balapan-Cilacap (34 menit)

14. Plb 9a Argo wilis Surabaya Gubeng-Bandung (38 menit)

15. KA 503 Commuter Prameks Yogyakarta-Kutoarjo (31 menit)

16. KA 69 malabar Malang-Bandung (36 menit)

17. KA 2603 Mawalo Tanker Madiun-Rewulu (18 menit)

18. KA 515 Batara Kresna Wongiri-Purwosari (22 menit)

19. KA 565 Yogyakarta Internasional Airport-Yogyakarta (24 menit)

20. KA 527 Yogyakarta Internasional Airport-Yogyakarta (34 menit)

Baca Juga: Pasca Gempa, 20 Perjalanan Kereta yang Melintas di Wilayah Daops 6 Yogyakarta Berhenti Luar Biasa

Seperti diketahui, Gempa tektonik mengguncang wilayah selatan Jawa, tepatnya di Cilacap Jawa Tengah, Jumat (04/09/2026) pukul 12.05.02 WIB.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,3 pada kedalaman 69 km.

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,27° LS ; 109,02° BT, atau tepatnya berlokasi di laut 59 km Selatan Kota Cilacap, Jawa Tengah.

"Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," kata Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.