Peningkatan Irigasi Embung Bimomartani, Dukung Ketahanan Pangan

Akurat.co, Jogja - Embung Bimomartani Ngemplak Sleman sedang dalam proses pembangunan bendung. Pembangunan ini diharapkan dapat memberikan suplay air ke saluran irigasi pertanian warga.
Proyek yang difasilitas Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUPESDM) tersebut dikerjakan oleh CV Aji Sentosa dengan nilai kontrak Rp 594,5 juta.
Saat ini progres realisasi fisik berjalan positif dan melampaui target perencanaan.
Kontraktor pelaksana, Dyah Mega mengatakan, pekerjaan mencakup pembangunan bendung di hulu inlet, pintu air inlet dan penguras, serta sand trap atau penangkap sedimen.
Baca Juga: Melalui Metode Ini, Petani Seyegan Sleman Optimis Mampu Tingkatkan Produksi Padi
Infrastruktur tersebut diperlukan untuk menyuplai air ke lahan pertanian, terutama saat musim kemarau, karena air dari embung utama tidak dapat mengalir secara alami menuju lahan pertanian.
"Selain itu, terdapat rencana pengembangan kawasan wisata di sekitar embung," katanya saat menerima kunjungan dari Komisi C DPRD DIY, beberapa waktu yang lalu.
Proyek tersebut memiliki masa pelaksanaan 120 hari kalender. Terhitung sejak 31 Juli hingga 27 November 2026.
Lurah Bimomartani Tuti Wahyuningsih menyambut positif pembangunan tersebut karena dinilai memberikan manfaat langsung bagi sektor pertanian.
Baca Juga: DPRD DIY Soroti Minimnya Anggaran Mitigasi Bencana
“Kegiatan ini benar-benar bermanfaat bagi warga masyarakat, khususnya untuk sektor pertanian," ungkapnya.
Komisi C DPRD DIY memastikan peningkatan sistem jaringan irigasi di Embung Bimomartani, Kalurahan Bimomartani, Kapanewon Ngemplak, Kabupaten Sleman, berjalan sesuai spesifikasi teknis dan target waktu.
Karena infrastruktur tersebut diharapkan memperkuat ketersediaan air bagi lahan pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.
"Pembangunan bendung di kawasan Embung Bimomartani akan memberikan suplai air ke saluran irigasi pertanian warga," ungkap Anggota Komisi C DPRD DIY Raden Inoki.
Baca Juga: Susun Raperda Penanggulangan Bencana, DPRD DIY Kolaborasi dengan BMKG DIY
Menurutnya, Embung Bimomartani ini dibangun dalam rangka mendukung ketahanan pangan. Diharapkan nanti memberikan suplai pasokan air ke saluran irigasi pertanian warga di sekitar kawasan embung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Hyundai STARGAZER Cartenz Resmi Meluncur, Ini Fitur Unggulannya untuk Liburan di Jogja
- 2DPRD DIY Minta Menkeu Batalkan Pemangkasan Dana Transfer Daerah
- 3392 Maba UP45 dapat Pembekalan Bela Negara
- 4DPRD DIY Berharap Menteri Keuangan Baru Pertimbangkan Pemangkasan Anggaran Daerah
- 5Pemkot Jogja Tertibkan 4 Reklame Besar Ilegal
- 6Jelang Derby, Kelompok Suporter PSIM dan PSS Sepakat Menjaga Keamanan
- 7Sempat Diperkenalkan PSS, Kenapa Hanif Sjahbandi ke Arema?
- 82 Atlet Tembak Asal Gunungkidul Perkuat Kontingen Indonesia di Asian Games ke-20
- 9Sempat Diperkenalkan PSS, Kenapa Hanif Sjahbandi ke Arema?
- 105 Fakta Penting Dugaan Pungli di Alkid Jogja yang Diungkap Pemilik Bolosego, Keraton hingga Polisi Buka Suara









