Jogja

Paduan Suara Mahasiswa UGM Raih Kemenangan di Ajang Internasional

Yudi Permana | 25 November 2025, 16:10 WIB
Paduan Suara Mahasiswa UGM Raih Kemenangan di Ajang Internasional

Akurat.co, Jogja - Tim Paduan Suara Mahasiswa (PSM) UGM kembali menorehkan prestasi di ajang internasional.

Dalam event 7th Karangturi International Choir Competition (KICC) 2025 yang berlangsung di Lim Liang Peng Theater Karangturi National School tersebut, PSM UGM meraih gelar Grand Champion.

Tim yang beranggotakan 38 penyanyi, satu konduktor dan satu pianis ini juga menyabet Gold Medal kategori Mixed, Gold Medal untuk juara kedua kategori Folklore, serta penghargaan Best Conductor untuk Lukas Gunawan Arga Rakasiwi.

Rasa bangga atas capaian ini disampaikan Ketua Pengurus PSM UGM 2025 Maria Flora Yofi Nagerika.

Baca Juga: Waspada! Penipuan Mengatasnamakan Dukcapil Sleman

Menurutnya, perjalanan menuju kompetisi internasional bukan proses yang singkat. Melainkan membutuhkan komitmen dan konsistensi seluruh anggota.

“Momen pertama yang muncul di benak kami ketika diumumkan sebagai pemenang adalah perasaan luar biasa karena tidak menyangka setelah perjalanan latihan dan persiapan yang panjang, kami bisa menempati posisi terbaik di KICC 2025,” ucapnya, Selasa (25/11/2025).

Diungkapkan Yofi, untuk lomba kategori Mixed dan Folklore memiliki tantangan teknis yang berbeda. Untuk itu memerlukan pendekatan vokal yang variatif.

Seperti kompleksitas tiap repertoar membuat tim perlu menyesuaikan karakter suara sesuai kebutuhan.

“Lagu-lagu yang dibawakan memiliki tingkat kesulitannya masing-masing, dan di setiap lagunya kami harus membawakan dengan warna dan cara yang berbeda,” jelasnya.

Baca Juga: OTW Ramen Jogja, Rasa Otentik Jepang dengan Perpustakaan Mini Komik Khas Negeri Sakura

Persiapan intensif dilakukan tim sejak April lalu. Dalam kondisi normal, latihan dilakukan tiga kali seminggu. Mendekati kompetisi intensitas meningkat menjadi lima hingga tujuh kali.

Pemilihan konsep musikal sepenuhnya dibangun melalui diskusi strategis antara tim dan sang pelatih, Lukas Gunawan Arga Rakasiwi.

Konsep tersebut kemudian diwujudkan dalam pemilihan repertoar pada kategori Mixed, Folklore, serta lagu berbeda yang dipersiapkan khusus untuk babak Grand Prix.

“Pemilihan konsep serta pemilihan lagu yang berbeda pada babak Grand Prix tentunya memiliki tingkat kesulitan tersendiri untuk dibawakan dalam kompetisi internasional,” jelasnya.

Kemenangan di ajang KICC 2025 menjadi tonggak penting bagi PSM UGM sekaligus pengingat jika kerja keras dan kekompakan dapat membawa hasil terbaik.

Baca Juga: Mengagumi Keindahan Anggrek Vanda Tricolor, Flora Khas Merapi yang Memesona

“Kami tentunya berencana ingin berpartisipasi dalam kompetisi selanjutnya dan targetnya membawa kejuaraan sehingga kedepannya selalu bisa mengharumkan nama UGM baik di kancah nasional maupun internasional,” pungkas Yofi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.