Jogja

UAJY Gelar KKN Fest 2026, Jadi Ajang Ruang Apresiasi Karya Mahasiswa

Yudi Permana | 21 Januari 2026, 18:28 WIB
UAJY Gelar KKN Fest 2026, Jadi Ajang Ruang Apresiasi Karya Mahasiswa

Akurat.co, Jogja - Sebagai rangkaian penutup Kuliah Kerja Nyata (KKN) periode 88 Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), digelar KKN Fest 5.0.

Kegiatan dilangsungkan di Lapangan Tlogo Gede, Blimbing, Girisekar, Gunungkidul.

Kegiatan ini menjadi wadah pameran hasil karya mahasiswa selama satu bulan dalam menjalani proses pengabdian dan pembelajaran bersama masyarakat.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) UAJY, Prof I Putu Sugiartha Sanjaya mengatakan, KKN merupakan mata kuliah wajib intrakurikuler yang dirancang untuk membekali mahasiswa dengan pengalaman langsung dalam hidup di tengah masyarakat.

Baca Juga: UAJY Tancap Gas Langsung Buka Angkatan Kedua Fakultas Kedokteran

Melalui KKN, mahasiswa diharapkan mampu menerapkan ilmu pengetahuan dengan kreatif sekaligus membangun kepedulian sosial.

“Penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi ini tidak sebatas bertujuan untuk melakukan modernisasi masyarakat pedesaan sebagai basis pembangunan manusia Indonesia seutuhnya sekaligus menjadi masyarakat yang mandiri,” katanya, Rabu (21/01/2026).

Berbagai program unggulan juga ditampilkan dalam pameran hasil karya ini. Antara lain budidaya singkong Papua sebagai strategi ketahanan pangan.

Ada juga promosi pariwisata berbasis digital, pembuatan peta administrasi kalurahan dan dusun, pengolahan pupuk organik cair, sosialisasi pencegahan stunting, pendampingan rebranding UMKM, hingga pelatihan pemasaran digital dan e-commerce dan yang lain.

Baca Juga: UAJY Kukuhkan 2 Guru Besar di Bidang Teknik Industri

Program-program tersebut dikembangkan secara kolaboratif agar dapat memberi dampak berkelanjutan bagi masyarakat.

Rektor UAJY G Sri Nurhartanto menegaskan, KKN merupakan bagian dari misi penting pendidikan UAJY.

“Kami mempunyai misi agar adik-adik mahasiswa yang jadi calon-calon pemimpin masa depan Indonesia, betul-betul merasakan hidup di tengah masyarakat secara langsung terutama di masyarakat pedesaan,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul juga turut mengapresiasi pelaksanaan KKN ini. Dalam sambutan Bupati Gunungkidul yang diwakili oleh staf ahli, disampaikan bahwa KKN merupakan wadah dan pengalaman kolaborasi antara dunia akademik dan pembangunan daerah.

“Bagi pemerintah Kabupaten Gunungkidul, kegiatan KKN memiliki arti penting sebagai ruang sinergi antara dunia akademik dan pembangunan daerah atau pemerintah daerah,” ungkapnya.

Baca Juga: Diikuti Ratusan Pelajar SMA se-Indonesia, UAJY Gelar Lomba Debat Indonesia

Salah satu peserta KKN 88 UAJY, Hannaria Rambu Trolin Br Hutagalung, program studi Arsitektur menyampaikan, masyarakat sangat memberi dukungan dan membantu setiap rangkaian program kerja yang dijalani oleh kelompoknya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.