Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon Ungkap Pentingnya Memperkuat Arsip Film

Akurat.co,Jogja-Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon mengungkap pentingnya memperkuat arsip film.
Menurutnya, penguatan arsip film memiliki peran penting sebagai bagian dari pelestarian warisan budaya bangsa.
Ia menilai bahwa arsip film memiliki tantangan lebih besar dibandingkan medium budaya lain seperti musik.
“Arsip film merupakan warisan budaya yang sangat penting. Materialnya mudah rusak dan kita sering kali tidak mengetahui siapa pemilik hak intelektualnya.
Baca Juga: Jumlah Bentor di Yogya Capai 2.000 Lebih, Pemda DIY Bakal Menertibkan
Karena itu, dengan kerja sama semua pihak, arsip ini harus kita selamatkan,” ungkapnya saat memberi sambutan pada Asian Film Festival (JAFF) 2025 di Yogyakarta, Sabtu (29/11/2025).
Untuk itu, Fadli Zon menyebut, tengah merencanakan pembangunan museum film yang lebih representatif untuk menyimpan sekaligus membuka akses publik terhadap arsip-arsip film nasional.
Selain itu, dukungannya terhadap restorasi film-film lama ini sebagai aset budaya atau national treasure.
Acara JAFF 2025 dihadiri aktor ternama
Selain menyuguhkan cuplikan film nasional dan internasional, JAFF 2025 juga dihadiri sejumlah aktor ternama.
Di antaranya Reza Rahadian, Raline Shah, dan sutradara senior Hanung Bramantyo, yang turut memeriahkan kegiatan tersebut.
Pendiri JAFF, Garin Nugroho, menyoroti pentingnya kolaborasi lintas generasi dan menjaga keberlanjutan ekosistem perfilman Indonesia.
Menurutnya, 20 tahun perjalanan JAFF memberi pelajaran tentang pertumbuhan ekosistem kreatif sekaligus rapuhnya ingatan budaya jika tidak dikelola.
“Kita bangga dengan pencapaian film Indonesia hari ini jutaan penonton, festival besar, pasar baru, talenta muda bermunculan. Tapi semua itu tidak ada artinya jika karya-karya ini tidak bisa disaksikan oleh anak cucu kita di masa depan,” ujarnya
Sementara itu, Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, menyampaikan, Pemerintah Kota Yogyakarta memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan JAFF yang tahun ini memasuki usia ke-20.
Baca Juga: Sri Sultan HB X Minta Tak Ada Lagi Keracunan MBG di Yogya
Ia berharap, perkembangan ekosistem film yang semakin pesat dapat membawa Yogyakarta melangkah lebih jauh sebagai ‘Kota Cinema’.
“JAFF ini sudah 20 tahun diselenggarakan. Pemerintah Kota Yogyakarta mensupport full untuk kegiatan ini.
Kita berharap, setelah Kota Jogja mendeklarasikan diri sebagai Jogja Kota Festival, ke depan harapannya Jogja menjadi Kota Cinema,” jelas Wawan dikutip dari laman resmi Pemkot Jogja.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Dikira Santri, Ini 5 Fakta Menarik Dosen FISIP UGM Media Wahyudi Askar
- 2Jogja Makin Panas Menyengat! BMKG Ungkap Arti Grafik 'Warming Stripes' dan Pemicunya
- 3Lahan UPN Yogyakarta yang Kena Tol Tiba-tiba Bertambah, Rektor Buka Suara
- 4Yashinta: Ekonomi Kreatif DIY Terhambat Perda
- 5Profil Razzi Taruna, Mantan Manajer PSIM yang Kini jadi Direktur Olahraga Persik
- 6Waspada! Satu dari 5 Anak Indonesia Alami Obesitas, Dosen UMY Ungkap Penyebabnya
- 7Stok BBM Sleman Diklaim Aman 7 Kali Lipat, Pemkab Minta Warga Tak Panic Buying
- 8Prediksi BRI Super League: Isenmulang vs PSIM jadi Laga Pemecah Telur bagi Tamu?
- 9Apa Itu Beras Fortifikasi? Dosen UMY Jelaskan Pengertian dan Dampaknya jika Tak Sesuai Kandungan
- 10Buang Sampah di Sungai, Warga Kota Jogja Bakal Kena Sanksi





