Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan pengukuran uji tera pada alat pengisian bahan bakar di SPBU.
Pengujian ini dilakukan guna mengurangi potensi kecurangan dalam takaran bahan bakar.
Petugas dari UPTD Metrologi Legal Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman juga melakukan pengujian serta pemberian tanda sah secara berkala terhadap pompa ukur BBM.
Baca Juga: Catat! Ini Dia Titik Kemacetan di Kabupaten Sleman di Libur Akhir Tahun
"Ini wujud komitmen kami untuk menjaga keadilan dan kepuasan konsumen," kata Dwi Riyanto selaku Kasubag UPTD Metrologi Legal.
Pemantauan ini menurut Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, jadi kegiatan rutin yang dilakukan tim.
Langkah ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan BBM tetap aman dari akhir tahun hingga awal tahun karena demand yang melonjak sehingga supply harus dipantau. Berdasarkan pemantauan ketersediaan di dua titik, stok BBM dan LPG terpantau aman jelang Nataru.
"Kami meminta kerja sama dengan Pertamina terkait pemantauan takaran dan stok bahan bakar yang berada di wilayah Sleman untuk mengantisipasi frekuensi demand tinggi, agar tidak terjadi keterlambatan pengisian stok bahan bakar dan LPG,” jelas Danang.
Baca Juga: Sambut Nataru, Bandara Adisutjipto Yogyakarta Siapkan Extra Flight
Lebih lanjut, Danang menyampaikan jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, masyarakat Kabupaten Sleman diharapkan untuk melakukan belanja dengan bijak agar tidak menimbulkan panic buying.
Pemkab Sleman telah mengkomunikasikan kebutuhan BBM dan LPG bersubsidi tercukupi selama masa liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
“Dengan adanya pengawasan yang ketat dan transparan, masyarakat tidak perlu khawatir akan adanya kecurangan dalam takaran bahan bakar, karena pemerintah daerah berkomitmen untuk menjaga keadilan dan kepuasan konsumen,” kata Danang
Sementara itu, Sales Area Manager Pertamina Yogyakarta Mahfud Nadyo Hantoro menjelaskan, BBM yang dijual pada masyarakat telah melalui berbagai pengecekan.
Baca Juga: Mendagri Tekankan Sinkronisasi Pusat–Daerah untuk Percepat Pembangunan Papua
Seperti uji warna, densitas, hingga tera berkala. Untuk nantinya bisa menjaga kualitas maupun kuantitasnya.
"Kami berkomitmen untuk menjaga stok produk subsidi maupun non-subsidi. Kami juga ada satgas khusus untuk memantau," katanya.