Jogja

Menkes Budi : Lebih Aman dan Nyaman, Jadi Alasan Warga Memilih Berobat ke LN

Yudi Permana | 8 Januari 2026, 19:39 WIB
Menkes Budi : Lebih Aman dan Nyaman, Jadi Alasan Warga Memilih Berobat ke LN

Akurat.co, Jogja - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebutkan, pilihan masyarakat untuk berobat ke luar negeri jadi tantangan dunia kesehatan tanah air.

Menurutnya, keputusan masyarakat untuk berobat ke luar negeri tidak sebatas masalah fasilitas dan harga saja.

"Masih ada. Masih banyak. Itu tantangan buat kita," katanya ketika ditemui usai Groundbreaking Gedung Central Medical Unit (CMU) di RSUP Dr Sardjito, Kamis (08/01/2026).

Menurutnya, sebagian masyarakat memilih berobat ke luar negeri karena mereka mendapatkan pelayanan non medis yang lebih baik. Seperti lebih dihargai dan didengarkan.
 

"Merasa nyaman dan percaya bisa mendapatkan perawatan yang baik. Karena tenaga medis menyediakan waktu yang cukup untuk berkonsultasi," ujarnya.

Untuk itu, Menkes berharap agar tenaga medis di Indonesia tidak hanya meningkatkan kualitas dari sisi teknis medis saja. Tetapi juga kemampuan non-medis. Seperti komunikasi dan empati.

Dalam kesempatan tersebut, Menkes menyebutkan jika saat ini Kemenkes tengah membangun beberapa gedung baru. Salah satunya di RSUP Dr Sardjito.

Gedung MCU dibangun di atas lahan seluas 10.043,77 meter persegi. Terdiri dari 12 lantai dan tiga basement, dengan total luas bangunan mencapai 55.574 meter persegi senilai Rp 917 miliar.
 

Gedung ini akan dilengkapi berbagai fasilitas medis modern. Seperti kamar operasi canggih untuk bedah robotik dan kamar operasi hibrida dengan sistem angio-CT, serta dukungan peralatan radiologi mutakhir seperti MRI 3 Tesla dan CT spectral photon-counting.

Selain itu, Gedung CMU juga akan dilengkapi laboratorium produksi sel punca (stem cell), cath lab biplane, serta kapasitas layanan yang komprehensif.

Meliputi 52 tempat tidur emergensi, 29 kamar operasi, 6 cath lab, 192 tempat tidur perawatan intensif serta fasilitas parkir yang memadai.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.